RADARSEMARANG.COM, Strategi pembelajaran dapat dilihat dari berbagai segi. Yaitu seni, ilmu, dan keterampilan yang digunakan oleh pendidik dalam upaya membantu peserta didik sehingga dapat melakukan kegiatan proses belajar mengajar.
Madjid (2013:9) mengemukakan, “Segi seni, pendidik dapat melakukan upaya peniruan, modifikasi, penyempurnaan dan pengembangan alternatif model pembelajaran yang ada untuk menumbuhkan kegiatan belajar peserta didik sesuai dengan kebutuhan, potensi, dan situasi lingkungan”.
Dari pernyataan di atas strategi pembelajaran tari melalui segi seni, dapat dihubungkan melalui pendekatan pembelajaran dengan upaya peniruan dan pengembangan kreativitas siswa dalam proses kegiatan belajar mengajar.
Melalui pembelajaran seni tari ini anak mendapatkan penyegaran dari pelajaran sebelumnya yang diberikan oleh guru, dan mempererat persahabatan antara siswa yang satu dengan yang lainnya.
Penulis menggunakan metode strategi practice rehearsal pairs pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 3 Sawit dalam pembelajaran seni tari. Dalam strategi pratice rehearsal pairs siswa diharapkan memiliki dua kemampuan yaitu menjadi demonstrator dan menjadi pengecek.
Strategi pratice rehearsal pairs merupakan salah satu strategi yang berasal dari active learning, yang menjelaskan bahwa strategi ini digunakan untuk mempraktikkan suatu keterampilan atau prosedur dengan teman belajar dengan latihan praktik berulang-ulang menggunakan informasi untuk mempelajarinya.
Menurut Zaini (2008:81) langkah-langkah strategi pratice rehearsal pairs dalam proses penerapannya yakni pilih satu keterampilan yang akan dipelajari oleh peserta didik. Bentuk pasangan- pasangan. Dalam setiap pasangan, buat dua peran sebagai penjelas atau pendemontrasi, dan pengecek/pengamat.

Orang yang bertugas sebagai penjelas atau demonstrator menjelaskan atau mendemontrasikan cara mengerjakan keterampilan yang telah ditentukan.
Pengecek/pengamat bertugas mengamati dan menilai penjelasan atau demontrasi yang dilakukan temannya, pasangan bertukar peran.
Demonstrator kedua diberikan keterampilan yang lain. Proses diteruskan sampai semua keterampilan atau prosedur dapat dikuasai.
Secara terstruktur pola tersebut memberikan gambaran bagi peneliti untuk mengadopsi proses keterampilan ke dalam sebuah pembelajaran seni di dalam kelas.
Pendekatan kualitatif merupakan pendekatan untuk melakukan penelitian yang dalam pelaksanaannya disesuaikan dengan kenyataan masalah, sifat, dan tujuan dari penelitian tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif diharapkan dapat memecahkan semua permasalahan yang ada didalam penelitian.
Seperti dijelaskan Sugiono (2011:7) bahwa metode penelitian kualitatif dinamakan sebagai metode baru, karena popularitasnya belum lama, dinamakan metode postpositivistik karena berdasarkan pada filsafat postpositivisme.
Data yang diperoleh dalam penelitian ini berasal dari pengamatan, observasi, wawancara, dan data lain yang relevan dilakukan oleh peneliti sebagai instrumen penelitian.
Pelaksanaan pembelajaran seni tari dengan strategi practice rehearsal pairs pada siswa kelas VIII di SMP Negeri 3 Sawit, antusias peserta didik dalam mengikuti proses belajar mengajar sangat baik.
Peserta didik merasa senang dan nyaman dengan adanya pembelajaran seni tari seperti ini. Dimulai peserta didik hanya meniru guru menari di depan kelas, hingga pada pertemuan berikutnya mereka mengeksplorasi gerakan-gerakan dan disesuaikan dengan audio atau musik pengiring pada tari tersebut. (bt2/lis)
Guru SMPN 3 Sawit, Kabupaten Boyolali





