Lanjut Arif, sejak dulu tidak ada tambahan wahana sehingga kurang menarik minat pengunjung dari luar kota. Untuk menaikkan kunjungan pihaknya berupaya merawat serta melakukan kegiatan promosi secara personal.
“Kami juga sudah berupaya untuk merawat kolam sebaik mungkin. Serta melakukan promosi dengan cara menawarkan destinasi wisata kepada guru-guru agar muridnya diajak untuk berwisata di kolam renang Kowangan,” jelasnya.
Dia berharap diadakan event untuk menarik sehingga menaikkan jumlah pengunjung seperti sebelum ada pandemi. (mg11/lis)
