RADARSEMARANG.COM, Pekalongan – Tahun ini ratusan lembaga agama di Kota Batik bersiap menerima dana hibah dari Pemkot Pekalongan.
Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda kini gencar menyosialisasikan teknis penyaluran agar proses hibah berjalan lancar.
“Harapan kami lembaga yang menerima dana hibah bisa melaksanakan proses demi proses dengan baik,” harap Kepala Bidang Kesra Kota Pekalongan, Mahbub Syauqi saat sosialisasi di ruang Jlamprang Setda, Rabu (18/1).
Sosialisasi diikuti berbagai lembaga agama. Mulai dari pengurus masjid, musala, dan yayasan keagamaan. Sosialisasi digelar Selasa (17/1) dan Rabu (18/1). Hari pertama diikuti 76 lembaga, dan hari kedua 50 lembaga.
Mahbub menjelaskan, setelah sosialisasi dilanjutkan pembuatan proposal awal, proposal pencairan, tahap verifikasi, pembuatan SK lembaga-lembaga yang berhak menerima dana hibah. Berdasar rencana, awal Maret anggaran bisa dicairkan.
“Kami berikan pelatihan mulai dari tahap pembuatan proposal permohonan, proposal pencairan hingga pelaporan pertanggungjawabannya,” ucap Mahbub.
Pihaknya berharap penerima bisa memanfaatkan dana hibah dengan baik. Terutama dalam mendukung visi dan misi wali kota untuk mewujudkan Kota Pekalongan yang lebih sejahtera, mandiri, dan berbudaya, serta berlandaskan nilai-nilai religiusitas.
Besaran dana hibah sesuai Perwal Nomor 32 Tahun 2021 masing-masing lembaga keagamaan berbeda-beda, disesuaikan dengan kebutuhannya.
Di antaranya untuk menunjang sarana dan prasarana, renovasi, maupun kebutuhan peningkatan kualitas lembaga keagamaan. Kisarannya ada yang Rp 15 juta, Rp 50 juta, dan Rp 150 juta. (han/zal)