RADARSEMARANG.COM, Temanggung – Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (Dinkopdag) Temanggung melakukan pantauan di Pasar Kliwon sebagai upaya untuk mengendalikan harga. Hanya komoditas cabai dan bawang merah yang diketahui mengalami kenaikan harga.
Dalam beberapa hari terakhir ini, harga cabai jenis rawit naik dari Rp 50.000 menjadi Rp 70.000 per kilogram. Begitu juga cabai sret dari Rp 50.000 menjadi Rp 60.000 per kilogram. Sedangkan bawang merah saat ini dijual sekitar Rp 40.000 per kilogram.
Salah seorang pedagang Pasar Kliwon Ahmad Sugiarto mengatakan, kenaikan harga cabai dan bawang merah dipicu berkurangnya pasokan dari petani akibat pengaruh cuaca ekstrem. Sehingga hasil panen menurun hingga 40 persen. “Karena hujan yaa barangnya tidak ada yang besar, kecil-kecil semua,” katanya Rabu (4/1).
Selanjutnya, Kepala Bidang Perdagangan Dinkopdag Temanggung Pontjo Marbagjo menjelaskan, pihaknya akan mengawasi distribusi dua komoditas tersebut. Ia mengimbau agar masyarakat berbelanja dengan bijak sesuai kebutuhan.
“Apabila terjadi kendala terkait permasalahan harga yang cukup tinggi, kami akan melakukan intervensi. Karena sekarang harga masih pada batas kemampuan dan tidak terjadi gejolak, maka kami anggap bisa terkendali,” jelasnya.
Meski harga cabai dan bawang merah naik, namun harga beras, minyak goreng, gula pasir dan telur, stabil. Harga beras di kisaran Rp 11.000, minyak goreng Rp 14.000, gula pasir Rp 13.500. Sedangkan harga telur turun dari harga Rp 30.000 menjadi 28.000 per kilogram. (din/ton)