Sementara itu, dalam sambutannya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengapresiasi kepemimpinan Hendrar Prihadi seperti pembangunan sport center dan pariwisata.
“Sejak Pak Hendi, disiapkan Simpang Lima underground, trem akan dihidupkan lagi, Kota Lama sekarang sudah cantik sekali, meskipun rob belum selesai,” ungkap Ganjar.
Pekerjaan rumah itulah yang ia titipkan kepada Mbak Ita agar dapat terselesaikan. Mbak Ita sendiri tercatat sebagai wali kota perempuan pertama di Kota Semarang sepanjang sejarah.
Ganjar mengatakan, saat ini ada sembilan kepala daerah perempuan di Jateng. Tujuh di antaranya kader PDI Perjuangan. Yakni, Bupati Purbalingga, Bupati Klaten, Bupati Sukoharjo, Bupati Demak, Bupati Grobogan, dan Bupati Sragen. “Spesial bagi Mbak Ita, karena menjadi wali kota perempuan pertama dalam sejarah Pemerintahan Kota Semarang. Sehingga Jawa Tengah jadi provinsi terbanyak se-Indonesia dengan kepala daerah perempuan,” katanya.
Hadir dalam pelantikan tersebut Presiden RI ke-5, Megawati Soekarnoputri, mantan wali kota Semarang sekaligus Ketua LKPP RI Hendar Prihadi, Menteri PPPA Bintang Puspayoga, Kepala BKKBN Hasto Wardoyo, dan sejumlah fungsionaris DPP Partai PDIP.
Usai pelantikan, pesta rakyat digelar di halaman balai kota. Mbak Ita disambut meriah ribuan warga dari berbagai elemen masyarakat dan komunitas. Bahkan sebanyak 135 pedagang gerobak UMKM turut ambil bagian dalam pesta rakyat tersebut, baik di halaman Balai Kota Semarang maupun Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mbak Ita disambut ribuan warga Kota Semarang, simpatisan partai di halaman balai kota sejak pukul 12.00. Iring-iringan barongsai, tari semarangan, serta panji bendara batik Semarangan dan warak ngendok menyambut orang nomor satu di Kota Semarang ini.
Jajaran pimpinan RADARSEMARANG.COM yang dipimpin Direktur Baehaqi ikut memberikan selamat dengan menyerahkan buket bunga segar. “Selamat Bu Ita, sudah dilantik dan sukses selalu,” kata Baehaqi disambut senyum mengembang Mbak Ita.
Setelah acara pesta rakyat usai, animo masyarakat untuk memberikan selamat dan berfoto bersama pemimpin wanita pertama ini cukup tinggi. Namun Mbak Ita terlihat sabar dan selalu memberikan senyum ketika diajak warganya untuk berfoto bersama, sembari berjalan ke kantornya.
Dalam pesta rakyat itu, dibagikan paket sembako kepada masyarakat kurang mampu sebagai bentuk rasa syukur atas pelantikannya. Tak hanya itu, dilakukan juga kick off HUT ke-476 Kota Semarang dengan melepas burung merpati secara simbolis. (*/den/kap/aro)