RADARSEMARANG.COM, Semarang – Pemkot Semarang mulai menggencarkan program urban farming di kantor pemerintahan dan sekolah. Kick off gerakan tersebut dilakukan oleh Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu di kantor Kecamatan Genuk, Sabtu (28/1). Dan dilakukan serentak di perkantoran 177 kelurahan dan sekolahan.
Semua elemen masyarakat diharapkan ikut melakukan gerakan menanam. Peran stakeholder, baik dari BUMN, BUMD serta perbankan juga sangat diperlukan dalam membangun Kota Semarang. Dalam kesempatan itu, Mbak Ita-sapaan akrabnya- menanam pohon tabebuya dan pule.
“Kita libatkan semua komponen masyarakat untuk bergerak bersama. Pekan lalu kita buat gerakan memasak menu sehat untuk ibu hamil, balita sebagai pemenuhan gizi. Kita saat ini mengajak elemen masyarakat melakukan gerakan menanam dan penghijauan, ” ujarnya.
Dengan gerakan serentak yang dilakukan, ia berharap Kota Semarang semakin ‘ijo royo-royo’, bebas banjir, longsor dan bencana serta ketahanan pangan bisa terus terjaga.
“Upaya penghijauan ini sengaja kita galakkan agar Semarang menjadi adem, karena kita tahu suhu di Semarang cukup panas,” tambahnya.
Genuk sengaja dipilih sebagai pusat gerakan menanam, kerja masal dan kick off urban farming, mengingat wilayah tersebut cukup parah terdampak banjir.
“Semoga gerakan membersihkan sampah di lingkungan masing-masing ini bisa menjadi kebiasaan yang rutin dilakukan masyarakat,“ pungkasnya. (den/zal)