Jumat, 29 Agustus 2025
Berlangganan
0,00 IDR

Tidak ada produk di keranjang.

Jaga Tradisi, Warga Pongangan Gelar Nyadran Sendang Sirawan

LAINNYA

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Ratusan warga berkumpul di depan rumah ketua RW melakukan kerja bakti dan bersih-bersih di lingkungan luar sendang. Dilanjutkan bersih-bersih di dalam sendang.

Masyarakat sangat antusias karena bersih-bersih sendang sambil berebut ikan yang sudah dipelihara di dalam sendang dari donasi atupun dinas perikanan.

Setelah dibersihkan, para ibu yang berkumpul di rumah ketua RW melakukan kirab budaya. Mereka membawa hasil bumi dan nasi tumpeng untuk dijadikan sarapan Minggu (22/1) kemarin. Itulah Nyadran Sendang Siwaran.

Ketua RW 2 Kelurahan Pongangan Jumari menjelaskan, nyadran merupakan tradisi turun temurun dari nenek moyang. “Meskipun saat ini banyak sumur artetis, kami tetap nyadran sendang sebagai nguri-uri budaya dan sumber air itu tetap terjaga” katanya.

Diakuinya, Sendang Sirawan ini dulunya termasuk sumber mata air atau penguripan dari warga Pongangan. “Ini air penghidupan, diyakini bisa mempercantik dan awet muda jika mandi di situ,” katanya.

Nyadran Sendang ini akan dilestarikan setiap bulan Rajab atau menjelang bulan Ramadan. Karena di Pongangan ini terdapat Nyadran Sendang, Nyadran Kubur, dan Nyadran Kampung. “Dari RW 1 dan RW 2 bareng-bareng,” katanya.

Lurah Pongangan Rison Herismawan sangat mengapresiasi kegiatan Nyadran Sirawan ini. “Kami berharap masyarakat terus berperan serta melestarikan budaya ini. Karena ini merupakan potensi,” katanya didampingi Sekretaris Camat Gunungpati Akbar Ali Nurdin. (fgr/ida)

E Paper

Populer