Jumat, 29 Agustus 2025
Berlangganan
0,00 IDR

Tidak ada produk di keranjang.

Mayat di Sekitar Arena Sabung Ayam Bertambah Satu

LAINNYA

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Total sudah tiga mayat ditemukan di sungai sekitar arena judi sabung ayam Desa Kayugeritan, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Pekalongan.

Sebelum ditemukan meninggal, ketiganya diduga kabur ke arah sungai saat polisi menggerebek arena judi. Polda Jateng menyebut, dari visum fisik ketiganya meninggal karena kemasukan air.

Ketiga mayat ditemukan dua hari setelah penggerebekan atau Kamis (19/1), namun pada waktu yang berbeda. (lihat grafis).

Infografis

Ketiga mayat ditemukan di Sungai Sengkarang yang mengalir di balik lokasi arena judi. Jarak antara sungai dengan arena judi sekitar 2 – 2,5 kilometer.

Menurut Kapolres Pekalongan AKBP Arief Fajar Satria, kondisi sungai memang tidak terlalu dalam. Rata-rata kedalamnya hanya 50 sentimeter. Titik paling dalam hanya sekitar 1,5 meter.

“Mungkin mereka takut saat polisi datang dan lari ke arah sungai tanpa mengenal medan. Padahal itu bebatuan, ada tanaman perdu setinggi manusia, dan banyak tanaman berduri. Saat masuk ke sungai, mungkin sudah kelelahan lalu terpeleset,” jelas Kapolres Pekalongan AKBP Arief Fajar Satria soal dugaan penyebab kematian tiga orang itu.

Penggerebekan arena judi sabung ayam itu dilaksanakan oleh Polda Jateng bersama Polres Pekalongan pada Selasa (17/1) lalu. Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi mengatakan, saat penggerebekan terdapat sekitar 150-an orang penonton dan pemain.

Pihaknya berhasil mengamankan 96 kendaraan di lokasi, 17 kurungan ayam, dan 25 orang. Saat ini pihaknya masih terus melakukan pemeriksaan saksi dan pendalaman terkait tersangka.

Ia menambahkan, soal tiga mayat yang ditemukan itu hasil visum secara fisik menunjukkan ketiganya meninggal karena kemasukan air. Dari keterangan saksi baik orang tua, teman, dan juru parkir, ketiga mayat tersebut sebelumnya memang hadir di arena perjudian.

“Kemungkinan, sekali lagi ini masih kemungkinan, mereka kabur dengan jarak yang jauh kemudian terpeleset atau lain sebagainya. Untuk ini masih kami dalami agar terang perkaranya,” tandasnya. (nra/zal)

E Paper

Populer