Kepala Kanwil Bea Cukai Jateng DIY Akhmad Rofiq mengatakan fasilitas Kawasan Berikat merupakan salah satu fasilitas yang diberikan pemerintah melalui Bea dan Cukai kepada para pengusaha agar dapat meningkatkan daya saing produknya di pasar global.
Harapannya dengan adanya CEISA 4.0 ini memudahakan pelayanan dan kegiatan-kegiatan yang terkait dengan perusahaan kawasan berikat.
“Sehingga kemudian memudahkan pelayanan dan membangun networking yang lebih intens dan kemudian membuat tranaparansi lebih bagus efisiensi akan lebih terjaga,” ungkapnya.
Sementara Kepala Dinas ESDM Jateng Sujarwanto Dwiatmoko yang hadir mewakili Gubernu Jateng Ganjar Pranowo mengaku Bea Cukai memfasilitasi bagaimana barang yang keluar dan masuk mempunyai ketentuan-ketentuan kepabeanan yang menyangkut pendapatan negara. Sehingga kerjasama seluruh stakeholder diperlukan dalam pengembangan perdagangan dunia.
“Ini keren banget tidak lagi manual tapi juga pakai digital. Tentu ini menjadikan kita makin kompetitif dimata dunia, dan ada kepastian jelas waktu barang masuk dan keluar. Harapannya ini mampu menumbuhkan ekonomi yang sangat baik di Jateng,” akunya. (kap/ida)
