Pihaknya menyebut, hingga saat ini belum ada informasi yang melarang wisatawan berkunjung ke Dieng. Wisatawan masih bisa berwisata secara normal.
Namun pihaknya tetap mengimbau untuk berhati-hati ketika melanjutkan perjalanan ke Dieng. Sebab, jalur tersebut akan melewati Kawah Sileri.
“Wisatawan biasanya mulai memadati lokasi sejak Jumat hingga weekend,” imbuhnya.
Setelah status gunung Dieng turun, pihaknya men-support penuh pengembangan wisata di sana. Apalagi tahun ini Pranten sebagai desa wisata mendapat dukungan dari Bankeu Provinsi Jawa Tengah.
Nominalnya sekitar Rp 100 juta. Ada objek-objek lain yang bisa dikembangkan. Seperti Telaga Mendong.
Telaga itu memiliki air hangat yang ada ikannya. Saat ini banyak dikunjungi wisatawan hanya untuk memancing. (yan/zal)
