Jumat, 29 Agustus 2025
Berlangganan

Kelenteng dan Patung Dewa Dibersihkan

LAINNYA

Selanjutnya, pada 21 Januari malam, satu hari sebelum Imlek, pihaknya mulai menyalakan lampion yang berwarna merah.

Lampion-lampion ini merupakan sumbangan-sumbangan dari para simpatisan. Warna merah dipilih karena zaman dahulu ada binatang buas bernama niyen.

Hewan tersebut suka memangsa manusia. Niyen sangat takut dengan warna merah dan bunyi-bunyian. Maka, pada waktu itu, sebelum imlek memasang semuanya.

“Lampion berwarna merah, dan bunyi-bunyian diwujudkan dalam kesenian liong barongsai,” ujarnya Selasa (17/1).

Kegiatan lain dalam peringatan tahun baru Imlek adalah upacara buang sial, yang rencananya akan dilaksanakan pada 12 Februari mendatang. “Kami akan bersembahyang dari jam 09.00 pagi hinga 16.00 sore WIB,” ucapnya. (din/ton)

E Paper

Populer