Setelah diantar menggunakan sepeda motor dan kembali, Setiawan duduk bersama istrinya di dekat gapura dekat warung makan miliknya. Setelah itu, tersangka mengajak salaman Setiawan dan meninggalkan lokasi sembari membawa anaknya dan motornya.
Susanto yang melihat kejadian itu, mulutnya terasa terkunci dan tidak bisa berbuat apa-apa. “Kami mencari selama 12 jam sampai akhirnya dibantu kepolisian dan berhasil menemukannya,” jelasnya.
Setiawan mengaku kesal dengan perbuatan tersangka. Bahkan, dia juga menyebut pelaku pintar bersilat lidah memutar balikkan kata.
“Terus dia katanya izin sama saya, padahal tidak. Dia juga mengatakan gelang itu kami yang minta, padahal dia yang memberikan sendiri. Dia mengiming-imingi anak saya akan dibelikan sama dia. Padahal kami tidak meminta. Jadi tersangka itu pinter memutarbalikkan fakta,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, aksi penculikan anak terjadi Jalan Hasanuddin, Semarang Utara, Selasa (10/1) sekitar pukul 03.30. Korbannya berinisial W, masih kelas tiga SD di Semarang Utara.
Beruntung, korban dapat ditemukan anggota Polsek Semarang Utara yang melakukan penyelidikan. Selain penculikan, pelaku juga membawa kabur motor milik orang tua W. (mha/ida)Â
