RADARSEMARANG.COM, Magelang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Magelang melantik 15 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Pemilu 2024, dari tiga kecamatan. Usai dilantik, mereka langsung bertugas membantu KPU mempersiapkan pemilu, sampai 15 bulan ke depan.
Ketua KPU Kota Magelang Basmar Perianto Amron mengatakan PPK merupakan badan adhoc yang berperan dalam pemutakhiran data pemilih, pemungutan dan perhitungan suara, sosialisasi ke masyarakat, dan lainnya.
Saat ini pula pihaknya sedang melakukan seleksi panitia pemungutan suara (PPS) yang juga akan terlibat pada Pemilu 2024. Menurutnya, PPK dan PPS itu adalah ujung tombak penyelenggaraan pemilu.
“Ujung tombak bukan berarti jadi ujung tombok. Tomboknya hanya waktu untuk keluarga menjadi berkurang, tapi ini tugas negara,” ujarnya disambut tawa para tamu undangan yang hadir di Pendopo Pengabdian, Rabu, (4/1).
Wali Kota Magelang dr Muchamad Nur Aziz berpesan agar PPK memahami tugas dan tanggung jawabnya. Paling penting adalah sikap netral kepada siapapun.
Pada pelantikan PPK tersebut, beberapa perwakilan partai politik (parpol) baru di Kota Magelang terlihat hadir. Seperti dari Partai Gelora (Gelombang Rakyat Indonesia), Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Partai Ummat, dan Partai Buruh.
Sementara itu, Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Magelang Agus Satiyo Haryadi menambahkan, Pemkot Magelang sepenuhnya mendukung penuh rangkaian pelaksanaan Pemilu 2024 yang dilakukan oleh KPU Kota Magelang maupun Bawaslu.
“Pemkot Magelang memfasilitasi pelaksanaan ini (pelantikan, Red), termasuk untuk penandatangan SK PPK dari Wali Kota Magelang,” imbuhnya.
Sementara itu, KPU Kabupaten Magelang melantik 105 orang PPK di Grand Artos Hotel and Convention Magelang. Mereka akan bertugas di 21 kecamatan.
Pada pertemuan petugas PPK juga mendapatkan pembekalan dari forkompimda dan KPU terkait tugas dan kewajiban PPK. Serta kode etik penyelenggaraan pemilu.
“Selain itu, pembekalan ini juga berfungsi untuk menyampaikan pentingnya membangun hubungan dengan stakeholder terkait lainnya,” terang Ketua KPU Kabupaten Magelang Afiffuddin.
Ia menambahkan, jumlah pendaftar PPK yang masuk ke KPU ada 1.540 orang. Dibandingkan pemilu tahun sebelumnya, tahun ini lebih banyak.
Sementara itu, Sekda Kabupaten Magelang Adi Waryanto meminta anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK) mewaspadai politik identitas dan berita bohong (hoax), khususnya terkait dengan tahapan Pemilu 2024.
Terkait dana cadangan pemilu disediakan Rp 65 miliar. “Anggaran ini kita cicil setiap tahun anggaran sejak tahun 2020, dan di tahun 2023 ini juga sudah kita anggarkan. Dan tahun 2024 nanti langsung ke eksekusi,” ucapnya. (mg1/mg2/put/rfk/lis)