Tuesday, 10 February 2026
Berlangganan
0,00 IDR

No products in the cart.

Baru Beberapa Hari Menempati Rumah Dinas, Arif dan Keluarganya Diteror Suara dan Penampakan Hitam Besar

LAINNYA

RADARSEMARANG.COM – Cerita Urban Mistery kali ini dikisahkan Arif Syarifudin (42), warga Semarang, yang baru beberapa bulan pindah dari kota Sidoarjo dalam rangka pindah tugas.

Oleh kantornya, pria yang akrab dipanggil Arif ini mendapat fasilitas rumah dinas yang terletak di kawasan Ngaliyan. Sebuah kompleks perumahan yang cukup lama, dengan beberapa rumah yang banyak kosong.


“Saya kebetulan menempati sebuah rumah yang sepertinya sudah lama kosong, atapnya banyak yang rusak dan waktu kami datang rumput dihalaman rumah juga tinggi-tinggi, ada yang bhkan dua meter lebih,” ungkap Arif saat ditemuia Radar Semarang.ID

Rumah dinas yang ditempati bersama keluarganya itu, tutur Arif berada di ujung gang sempit, dikelilingi tembok tinggi dan pohon mangga besar yang sudah sangat tua.

Rumah itu sudah hampir 5 tahun kosong, alasannya pegawai sebelumnya lebih memilih mengontrak dekat kantor.

“Katanya sudah hampir 5 tahun kosong, jadi waktu kita datang itu kondisinya lumayan agak rusak ditambah rumput dan semak-semak tinggi, waktu itu kita berpikiran daripada ngontrak, mending kami tempati, toh beaya renovasi dan bersih-bersih ditanggung kantor,” imbuhnya.

Dan, bulan awal November tahun lalu, Arif dan keluarganya boyongan menempati rumah dinas kantor tersebut. Kisah hororpun dimulai. Seperti apa kisahnya?inilah cerita selengkapnya.

Malam pertama berjalan biasa saja. Setelah beres-beres perlengkapan rumah, Istri Arif, Rina, dan dua anaknya tidur lebih cepat karena kelelahan. Namun saat dinihari, sekitar pukul 02.17, Arif terbangun.

Dari dalam kamarnya, dia mendengar suara seperti seseorang menyapu di halaman rumahnya. Aneh, padahal halaman rumah hanya tanah keras dan tak ada daun kering.

Karena penasaran, dia mengintip dari jendela. Halaman kosong. Tapi bau tanah basah dan kembang setaman tiba-tiba tercium hidungnya. Setelah itu, tak ada sesuatu yang aneh hingga pagi tiba.

Malam berikutnya, anak bungsunya, Dimas yang berusia 9 tahun, mulai sering menangis tanpa sebab terutama selepas magrib. Saat menangis dengan raut wajah ketakutan, Dimas acapkali menunjuk ke arah pintu kamarnya.

“Ada orang hitam berdiri disitu hu..huu…”tunjuk Dimas ke arah pintu kamarnya sembari terisak.

Rina, istri Arif mengira anaknya hanya sedang bermimpi buruk.”Ahh paling kamu sedang ngimpi Dek” begitu katanya.

Sampai suatu malam Rina sendiri melihat bayangan tinggi berdiri di balik tirai dapur. Saat lampu dinyalakan, bayangan itu menghilang, namun jejak kaki berlumpur tertinggal mengarah ke kamar anaknya.

Sejak itu,gangguan semakin menjadi. Jam dinding sering berhenti tepat pukul 02.17. Pintu kamar mandi terbuka sendiri.

Dan setiap Jumat Kliwon, terdengar suara orang batuk berat dari dalam sumur lama di belakang rumah, sumur yang kata tetangga, sudah ditutup sejak puluhan tahun lalu.

Pada suatu siang dhari minggu saat warga bekerja bakti, Arif yang penasaran akhirnya bertanya kepada beberapa tetangganya, terkait penampakan dirumah barunya.

Salah satu tetangga yang sudah puluhan tahun tinggal di kompleks itu mengungkapkan, dulu rumah yang ditempati Arif adalah bekas tanah kosong yang pernah ada pohon beringin besar berusia ratusan tahun, namun ditebang untuk dibangun perumahan.

“Pohon beringin itu dulunya berdiri persis yang sekarang jadi rumah yang ditempati sampeyan”begitu verita tetangganya.

Konon, pohon beringin itu adalah sebuah kerajaan makhluk halus. Saat ditebang, memakan korban pekerja yang bertugas menebang pohon tersebut.

“Dulu waktu mau ditebang itu, mandor yang tugas mengawasi penebangan tiba-tiba sakit dan meninggal, sementara yang nebang katanya sempat gak waras beberapa bulan, kayak orang ketakutan”imbuh tetangganya.

Mendengar cerita tetangganya itu,entah benar atau tidak, Arif memutuskan untuk menggelar pengajian mengundang Kyai untuk memimpin doa keselamatan.

“Alhamdulillah, sejak rutin mengadaan pengajian sebulan sekali, kami sudah tidak pernah lagi ditampaki yang aneh-aneh, istri dan anak-anak juga sudah tidak ketakutan lagi”kata Arif lega. (sls)

Rina, istri Arif mengira anaknya hanya sedang bermimpi buruk.”Ahh paling kamu sedang ngimpi Dek” begitu katanya.

Sampai suatu malam Rina sendiri melihat bayangan tinggi berdiri di balik tirai dapur. Saat lampu dinyalakan, bayangan itu menghilang, namun jejak kaki berlumpur tertinggal mengarah ke kamar anaknya.

Sejak itu,gangguan semakin menjadi. Jam dinding sering berhenti tepat pukul 02.17. Pintu kamar mandi terbuka sendiri.

Dan setiap Jumat Kliwon, terdengar suara orang batuk berat dari dalam sumur lama di belakang rumah, sumur yang kata tetangga, sudah ditutup sejak puluhan tahun lalu.

Pada suatu siang dhari minggu saat warga bekerja bakti, Arif yang penasaran akhirnya bertanya kepada beberapa tetangganya, terkait penampakan dirumah barunya.

Salah satu tetangga yang sudah puluhan tahun tinggal di kompleks itu mengungkapkan, dulu rumah yang ditempati Arif adalah bekas tanah kosong yang pernah ada pohon beringin besar berusia ratusan tahun, namun ditebang untuk dibangun perumahan.

“Pohon beringin itu dulunya berdiri persis yang sekarang jadi rumah yang ditempati sampeyan”begitu verita tetangganya.

Konon, pohon beringin itu adalah sebuah kerajaan makhluk halus. Saat ditebang, memakan korban pekerja yang bertugas menebang pohon tersebut.

“Dulu waktu mau ditebang itu, mandor yang tugas mengawasi penebangan tiba-tiba sakit dan meninggal, sementara yang nebang katanya sempat gak waras beberapa bulan, kayak orang ketakutan”imbuh tetangganya.

Mendengar cerita tetangganya itu,entah benar atau tidak, Arif memutuskan untuk menggelar pengajian mengundang Kyai untuk memimpin doa keselamatan.

“Alhamdulillah, sejak rutin mengadaan pengajian sebulan sekali, kami sudah tidak pernah lagi ditampaki yang aneh-aneh, istri dan anak-anak juga sudah tidak ketakutan lagi”kata Arif lega. (sls)

E Paper

Populer