RADARSEMARANG.COM, Demak – Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama RI ke 77, menjadi momen bersejarah bagi Prof Dr Hj Umma Farida, Lc, M.A. dosen IAIN Kudus. Pasalnya, Umma yang berasal dari Demak -(putri mantan Wakil Bupati Demak KH Muhammad Asyiq ini)- menjadi salah satu dari 33 penerima Surat Keputusan Menteri Agama (KMA) tentang Penetapan Guru Besar Rumpun Ilmu Agama yang diserahkan secara simbolis oleh Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qaumas. Penyerahan dilangsungkan pada saat Upacara Hari Amal Bhakti (HAB) Kementerian Agama RI ke 77 di Halaman Kementerian Agama Jl Lapangan Banteng Barat 3-4 Jakarta, Selasa (3/1).
Penyerahan secara langsung SK ke 33 guru besar dilanjutkan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI Nizar Ali dan Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Muhammad Ali Ramdhani di Ruang Rapat Ditjen Pendis lantai VII.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Muhammad Ali Ramdhani, menyampaikan bahwa bagi sebagian besar masyarakat, guru besar adalah jabatan yang luar biasa dan yang menyandangnya dipandang sebagai orang yang memiliki keunggulan keilmuan.
“Ucapan dari seorang guru besar adalah ilmu dan perilakunya adalah tauladan. Karenanya, pandai-pandailah menjaga diri karena akan menjadi referensi bagi masyarakat,” kata pria yang akrab disapa Dhani ini.