Saturday, 14 March 2026
Berlangganan
0,00 IDR

No products in the cart.

Banjir Villa Marina Masih Tinggi, Diduga Masih Ada Kebocoran Tanggul Laut

LAINNYA

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Banjir di Kawasan Perumahan Villa Marina, Kelurahan Tawangsari, Semarang Barat masih tinggi, mencapai 40 sentimeter. Diduga, masih adanya kebocoran tanggul laut di kawasan tersebut sehingga banjir yang sudah sepekan lebih ini belum juga surut.

Terlihat, banjir masih menggenang, meski sedikit surut. Pada saat awal banjir melanda perumahan tersebut, Kamis (29/12/22), ketinggian air 50 sentimeter. Kini ketinggian air telah berkurang, tinggal sekitaran 20-40 sentimeter.

“Sudah lumayan surut. Ketinggian air tingga sudah separo dari awal datangnya bencana banjir,” kata Babinkamtibmas Kelurahan Tawangsari dari Polsek Semarang Barat, Aipda Adib kepada RADARSEMARANG.COM, di lokasi kawasan Marina Jumat (6/1) kemarin.

Aipda Adib menyebutkan, sampai sekarang para penghuni di Perumahan Villa Marina masih belum kembali menempatinya sejak terdampak banjir. Apalagi akses jalan masih tergenang air. Meski demikian, petugas kepolisian masih di lokasi melakukan pengamanan.

“Para pemilik rumah belum ada yang kembali, masih ada di tempat saudara, dan kemungkinan di hotel,” katanya.

Terlihat, lokasi depan pintu masuk kawasan Marina atau akses masuk ke dalam perumahan tersebut, didatangkan alat berat yang meratakan tanah dengan batu.

Hal ini dalam upaya membuat akses jalan sementara untuk masuk menuju gedung Convention Hall Marina.

“Adanya alat berat untuk kegiatan wedding. Untuk sementara jalan ditinggikan 20 sentimeter sampai 40 sentimeter,” jelasnya.

Terkait empat titik tanggul yang jebol, terletak di sisi timur berbatasan dengan aliran Sungai Banjir Kanal Barat. Namun sudah selesai dalam penanganan sementara. Di lokasi tersebut juga terdapat empat pompa untuk menyedot air yang berada di kawasan perumahan Villa Marina.

“Pompa di Villa Marina ada 4 titik, sudah berjalan semua. Ditambah satu titik pompa dari PU. Sulitnya air cepat surut, pompanisasi, pompa terlalu kecil, mungkin perlu bantuan pompa dari PU, untuk mempercepat pembuangan air, ” pungkasnya.

Terlihat juga, terdapat satu pompa mobil yang aktif melakukan pembuangan air ke laut di kawasan perumahan tersebut. Menurut operator pompa, Heri mengatakan, genangan air masih tinggi. Sesuai rencana akan ditambah satu unit lagi mesin pompa mobil di lokasi tersebut.

“Pompa ada satu. Kami sudah laporan sama atasan, karena debit air terlalu tinggi, kemungkinan ada kebocoran yang belum teratasi maksimal. Ini kami dari BBWS, mau kirim satu unit pompa lagi. Jadi ada dua unit mobil pompa. Ini sudah kemarin (Kamis) pagi, kapasitas 1000 meter per detik,” katanya. (mha/ida)

E Paper

Populer