RADARSEMARANG.COM, Semarang – Pengerjaan proyek pembangunan penyambungan talud tahap kedua di Tambaklorok terus dikebut. Menyusul tingginya intensitas hujan yang berpotensi mendatangkan bencana banjir.
Meski begitu, proyek yang diberi judul Pekerjaan Pengendalian Rob dan Banjir Tambaklorok Tahap II ini, masih digarap hingga Juli 2024. Proyek ini merupakan lanjutan dari tahap I Tambaklorok, yakni menyambung talud tengah Tambaklorok.
Para pekerja proyek melakukan pemancangan CCSP 21 meter dari sisi barat atau sebelah Indonesia Power dan sisi timur atau di Kampung Tambakrejo, Tanjungmas, Semarang Utara. Proyek ini tak hanya untuk penanggulangan rob, tapi juga untuk menyempurnakan rencana pembangunan Kampung Wisata Bahari Tambaklorok.
Kontraktor PT Basuki Sumber Sejahtera KSO, Yuta, 29, menjelaskan, pembangunan talud tahap kedua ini untuk menangani banjir rob di wilayah Tambakmulyo, Tambakrejo, dan Tanjungmas, Semarang Utara.
“Kontrak tahap kedua ini sejak 9 Desember 2022 hingga Juni 2024,” kata bagian Site Operation Manager ini.
Pelaksana Proyek, Derian Kusuma menambahkan, saat ini pihaknya sedang memperbaiki akses jalan terlebih dahulu untuk menunjang armada logistik sisi timur.
“Kemudian membuat workshop dan lahan stockpile. Ke depan akan ada kolam retensi di sisi barat dan timur yang di tunjang enam pompa untuk menanggulangi banjir,” katanya. (fgr/ida)