RADARSEMARANG.COM, Kendal – Sebanyak 58 sekolah di Kabupaten Kendal rusak akibat banjir yang terjadi awal tahun 2023. Tujuh 7 sekolah di antaranya mengalami kerusakan cukup parah.
Sekolah yang rusak terdiri dari 43 SD, 8 SMP, dan 7 PAUD. Sebagian rusak ringan, sedang dan berat. “Yang parah 3 SD dan 2 SMP dengan tingkat kerusakan berat. Karena ada fasilitas sekolah yang rusak parah,” kata Kepala Disdikbud Kendal Wahyu Yusuf Akhmadi.
Ia menambahkan, pasca banjir semua sekolah langsung melakukan pengamanan aset, dokumen, kelistrikan, dan keselamatan bersama. Selain itu, pembersihan juga sudah dilakukan dengan prinsip gotong royong.
Termasuk koordinasi bantuan ke beberapa pihak. Seperti pemadam kebakaran untuk melakukan penyemprotan lumpur serta gotong royong pembersihan bersama warga sekolah.
“Untuk yang rusak parah itu misalnya di SMP Negeri 1 Brangsong. Jadi pagar sisi timur sekolah sepanjang 60 meter ambrol diterjang banjir,” tambahnya.
Disdikbud Kendal sudah mengeluarkan surat edaran terkait cuaca ekstrim yang masih relatif berlangsung di sebagian wilayah Kabupaten Kendal. Pihaknya menghimbau, supaya pembelajaran bisa dilakukan jarak jauh. Mengingat kondisi cuaca masih terbilang ekstrem.
“Bagi satuan pendidikan yang kondisi beresiko terdampak cuaca ekstrim dapat menyesuaikan hari pertama masuk sekolah dari tatap muka menjadi pembelajaran jarak jauh. Ini untuk keamanan bersama,” tambahnya. (dev/fth)