RADARSEMARANG.COM, Demak – Ribuan rumah warga yang tersebar di 13 desa di wilayah Kabupaten Demak terdampak banjir. Jalan-jalan protokol di Kota Demak turut kebanjiran. Di Kecamatan Demak Kota, banjir melanda Kelurahan Betokan.
Titik banjir berada di RT 1 hingga RT 4 RW 4. Kemudian, di RT 5 hingga RT 6 RW 2. Ketinggian air antara 10 -50 sentimeter. Kelurahan setempat menyiapkan gedung olahraga berkapasitas 100 orang untuk menampung pengungsi.
Di Kecamatan Sayung, banjir terjadi di wilayah Desa Kalisari yang meliputi Dukuh Manggihan (300 rumah), Dempel (379 rumah), Dukuhan (587 rumah), Krajan Selatan (487 rumah), Krajan Utara (471 rumah) dan Dukuh Pendilan (307 rumah).
Selain itu, banjir melanda Desa Banjarsari meliputi Dukuh Dombo (165 rumah) dan Dukuh Karangsambung (132 rumah). Lalu, di Desa Sidorejo banjir merendam 338 rumah di Dukuh Karanggawang, termasuk Ponpes Fathul Huda asuhan KH Zainal Arifin Maksum. Kemudian, 317 rumah terendam di Dukuh Kuripan, 289 rumah di Dukuh Bugangan, 320 rumah di Dukuh Karangwaru, 305 rumah di Dukuh Sampit, dan 331 rumah di Dukuh Patar.
Di Desa Prampelan, banjir merendam 1.307 rumah dengan jumlah pengungsi 20 KK atau 60 jiwa. Di Desa Tambakroto, banjir merendam 130 rumah dengan pengungsi di balai desa setempat.
Di Kecamatan Karangtengah, banjir melanda Desa Batu dengan jumlah rumah yang terdampak 455 KK dan 50 pengungsi di balai desa. Di Desa Wonoagung, banjir melanda Dukuh Bagung sebanyak 200 KK, Dukuh Mandi Agung (500 KK), Dukuh Wonodadi (150 KK), Dukuh Karang Tarub (300 KK) dan Dukuh Wonodadi (200 KK). Lalu, di Desa Wonowoso, tepatnya di Dukuh Daon Lor dengan 250 rumah terendam.
Banjir lainnya terjadi di Kecamatan Bonang. Yaitu, di Desa Sumberejo 50 rumah kebanjiran dan 25 rumah rusak terkena puting beliung. Sedangkan, di Kecamatan Karanganyar, banjir terjadi di Desa Wonorejo dengan rumah terdampak sebanyak 525 rumah.
Lalu, di Desa Cangkring 55 rumah, dan di Desa Cangkring Rembang 21 KK. Di Kecamatan Karangawen, sebuah bangunan gedung pertemuan yang sudah tua ambruk terkena angin dan hujan deras.
Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak Agus Nugroho mengatakan, penanganan dampak banjir dilakukan. Selain mendirikan dapur umum, pihaknya juga memasok bantuan yang dibutuhkan pengungsi atau warga. “Kita sudah lakukan asesmen dan mengirimkan bantuan ke lokasi banjir,” katanya. (hib/aro)
