Monday, 16 March 2026
Berlangganan
0,00 IDR

No products in the cart.

Jalur Pantura Kendal Masih Tergenang, Akses Dialihkan ke Jalan Tentara Pelajar Patebon

LAINNYA

RADARSEMARANG.COM, Kendal – Banjir yang melanda 9 kecamatan di Kabupaten Kendal perlahan mulai surut. Kendati begitu, jalur pantura Soekarno Hatta-Kendal masih tergenang air hingga selutut orang dewasa. Alhasil, petugas kepolisian melakukan pengalihan arus untuk mengurai kemacetan.

Pantauan RADARSEMARANG.COM Minggu (1/1) siang, masih terdapat beberapa titik desa/kelurahan yang tergenang banjir. Seperti di Kelurahan Kebondalem, Langenharjo, Jotang di Kecamatan Kendal, serta Desa Wonosari di Kecamatan Patebon. Rata-rata tinggi air yang masih merendam beberapa wilayah di dua kecamatan itu berkisar 20-50 cm. Selain itu, wilayah Kecamatan Brangsong dan Kaliwungu yang tergenang banjir sudah surut. Namun, ada beberapa dapur umum yang masih berdiri.

Adapun di Kelurahan Langenharjo, rata-rata banjir menggenangi setiap blok perumahan RSS Kendal. Itu membuat sejumlah warga dievakuasi oleh BPBD Kendal untuk mengungsi ke rumah saudara atau kerabat yang lebih aman.

Warga Blok S Perum RSS Langenharjo Kendal Supriyanto menjelaskan, sudah dua hari banjir menggenangi wilayah perumahan. Ketinggian air bervariasi. Mulai dari 20 cm hingga sepaha orang dewasa. Menurutnya, banjir di wilayah perumahan ini merupakan imbas meluapnya Sungai Buntu dan Sungai Kendal. Selain itu, banjir kali ini merupakan yang terparah selama tiga tahun terakhir.
“Ada sekitar 22 blok di perum RSS yang masih tergenang. Warganya banyak yang mengungsi hari ini dan ada yang bertahan,” ungkapnya.

Suro, 54, warga Langenharjo lainnya mengatakan, banjir mulai melanda wilayah selatan Langenharjo sejak Sabtu pagi. Adapun hari ini Minggu (1/1) ketinggian air sudah mencapai sepinggang orang dewasa. Banjir juga masuk ke setiap gang dan jalanan di Langenharjo bagian selatan. Bahkan, SD N 2 Langenharjo, Koramil Kendal, kantor KPU, Markas Kodim Kendal, serta Samsat Kendal juga masih terendam banjir.

“Jalur pantura di wilayah Langenharjo juga tergenang. Terutama di depan Markas Kodim dan Koramil Kendal,” jelasnya.

Suro menambahkan, kondisi banjir bisa sewaktu-waktu mengalami kenaikan. Itu karena debit air sungai yang tinggi serta kondisi cuaca yang hujan dimungkinkan bisa membuat genangan air di wilayah Langenharjo dan sekitarnya semakin tinggi.”Semoga segera mendapat penanganan,” harapnya.

Sementara itu, Kanit Patroli Satlantas Polres Kendal Ipda Bangun Supriyanto menjelaskan, arus kendaraan dari Semarang menuju Jakarta terpaksa dialihkan melalui jalur lingkar Tentara Pelajar, Patebon. Itu karena, masih terdapat genangan air sepanjang 500 meter di depan Hotel Sae Inn, Markas Kodim 0715, hingga kantor Perhutani Kendal. Adapun tinggi genangan itu mulai dari mata kaki hingga selutut orang dewasa.

“Arus kendaraan dari Jakarta menuju Semarang juga bisa melewati jalur lingkar Tentara Pelajar Patebon. Karena di sana aman tidak ada genangan. Dan di depan Makodim tidak bisa dilewati,” jelasnya.

Ipda Bangun melanjutkan, untuk tingkat kepadatan arus kendaraan meningkat dibanding hari sebelumnya. Lantaran, hari ini menjadi puncak arus balik para pemudik usai libur Nataru. Kendati begitu, pihaknya mengimbau kepada para pengendara supaya berhati-hati saat berkendara. Sebab ada beberapa lubang di jalur pantura akibat genangan air hujan.

“Jalur pantura yang tergenang hanya di wilayah Makodim Kendal. Imbauannya, kalau capek mengemudi bisa berhenti dulu. Dan jangan memaksakan untuk berkendara. Itu untuk keselamatan bersama,” imbuhnya. (dev/bas)

E Paper

Populer