Tuesday, 10 February 2026
Berlangganan
0,00 IDR

No products in the cart.

Perjuangan dan Prestasi, 642 Lulusan UKSW Rayakan Wisuda

LAINNYA

RADARSEMARANG.COM- Balairung Universitas (BU) Kristen Satya Wacana (UKSW) akan menjadi saksi perayaan capaian akademik 642 lulusan dalam Wisuda Periode I UKSW pada Kamis (29/1) ini.

Para lulusan dari jenjang program Diploma, Sarjana, Magister, hingga Doktor tersebut akan diwisuda langsung oleh Rektor UKSW, Profesor Intiyas Utami.

Di balik 642 toga yang dikukuhkan, tersimpan ratusan cerita tentang perjuangan, harapan, dan prestasi sebagai wujud nyata semangat creative minority UKSW. Setiap lulusan memiliki kisah uniknya masing-masing. Pada wisuda kali ini, tiga prestasi dipilih untuk merepresentasikan semangat keunggulan lulusan UKSW di bidang seni, penalaran, dan pengalaman internasional.

Salah satu lulusan berprestasi yang disorot adalah Eunice Clarissa Chamberly Waani, lulusan Program Studi Biologi Fakultas Biologi, yang berhasil mengukir prestasi internasional sebagai awardee Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA) dan peserta Human Origins Heritage (HOH) kerja sama UKSW dengan Muséum National d’Histoire Naturelle (MNHN) Paris, Prancis. Kim, sapaan akrabnya mengungkapkan bahwa lingkungan UKSW berperan besar dalam mendukung perjalanan prestasinya.

“UKSW sangat mendukung pencapaian prestasi mahasiswa melalui bimbingan dosen dan lingkungan kampus yang suportif. Keberagaman budaya di UKSW juga melatih saya untuk berpikir terbuka dan berkolaborasi. Itu menjadi bekal penting saat saya belajar di Barcelona,” ujar Kim.

Pengalaman menempuh studi di Universitat Pompeu Fabra, Barcelona, memberinya perspektif baru tentang keberanian mencoba hal baru, profesionalisme, serta pentingnya bekerja sesuai dengan passion. Selama berkuliah di UKSW, Kim juga aktif dalam berbagai organisasi kampus seperti Dance of Satya Wacana dan Senat Mahasiswa Fakultas Biologi.

Prestasi di bidang penalaran ditorehkan oleh Jevan Farica, lulusan Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Elektronika dan Komputer, yang aktif dalam Robotic Research Center (R2C). Melalui tim tersebut, Jevan berhasil meraih berbagai capaian di ajang Kontes Robot Indonesia (KRI) tingkat nasional dan regional.

Beberapa prestasi yang diraihnya meliputi Finalis KRI Nasional Divisi Kontes Robot SAR Indonesia (KRSRI) 2021, Kontestan KRI Nasional Divisi Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI) 2022, Finalis KRI Nasional Divisi Kontes Robot Tematik Indonesia (KRTMI) 2024, serta Juara 2 Engineering’s 3D Creation Competition 2024. Jevan menuturkan bahwa nilai-nilai UKSW menjadi fondasi kuat dalam perjalanannya di dunia riset dan teknologi.

“UKSW mengajarkan integritas akademik, kolaborasi tanpa sekat antara dosen dan mahasiswa, serta tanggung jawab terhadap kemajuan teknologi. Nilai-nilai itu yang membuat saya terus bertahan dan berkembang dalam setiap proses riset dan kompetisi,” ungkap Jevan.

Sementara itu, prestasi di bidang seni diwakili oleh Filemon Ranu Arso Andaru, lulusan Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Bahasa dan Seni. Ranu merupakan anggota Voice of Satya Wacana Christian University (SWCU), paduan suara mahasiswa UKSW yang telah menorehkan sederet prestasi nasional hingga internasional.

Di antaranya Juara 2 Pekan Seni Mahasiswa Nasional XVII 2024, Gold Prize kategori Mixed Choir dan Folklore Music pada Tokyo International Choir Competition 2024, Gold Medal Pesparawi Mahasiswa Nasional 2024, serta Grand Champion Festival Paduan Suara Universitas Surabaya 2025. Ranu juga menjadi lulusan dengan IPK tertinggi di program studinya.

Ia mengungkapkan bahwa keberhasilannya tidak lepas dari dukungan berbagai pihak di lingkungan UKSW.

“Manajemen waktu menjadi tantangan terbesar saya, tapi dukungan keluarga, dosen, teman, dan komunitas Voice of SWCU yang sudah seperti keluarga kedua membuat saya terus semangat berkembang,” tutur Ranu.

Rektor UKSW Profesor Intiyas Utami menyampaikan apresiasi atas capaian para lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu berprestasi di berbagai bidang.

“Wisuda ini bukan sekadar seremoni akademik, tetapi perayaan dari proses panjang pembelajaran, karakter, dan nilai-nilai yang ditanamkan UKSW. Kami bangga melihat lulusan UKSW mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional, serta membawa semangat creative minority untuk memberi dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Profesor Intiyas Utami.

Menurutnya, UKSW akan terus berkomitmen menciptakan ekosistem pendidikan yang mendorong mahasiswa berkembang secara holistik melalui riset, seni, inovasi, dan pengalaman global.

Ketiga lulusan berprestasi tersebut menjadi potret kecil dari 642 lulusan UKSW yang siap melangkah ke dunia profesional dan pengabdian. Melalui berbagai capaian yang diraih, UKSW terus menunjukkan perannya dalam mencetak generasi unggul, adaptif, dan berdaya saing global. (sas/ap)

E Paper

Populer