Seperti diberitakan sebelumnya, sekelompok remaja tak dikenal menyerang SMK Negeri 5 Semarang di Jalan Dr Cipto, Jumat (20/1) sekitar pukul 14.00.
Mereka menyerang dengan melempari batu dan menggunakan senjata tajam jenis celurit. Akibat kejadian ini, dua siswa SMK Negeri 5 Semarang mengalami luka bacok.
Salah satu korban Aulia Rizqi Afiatan, warga Peterongan, Semarang Selatan, Kota Semarang. Ia mengalami luka robek akibat sabetan celurit di bawah lutut kanan cukup dalam. Korban langsung dilarikan ke RS Bhayangkara Semarang.
Sumber koran ini menyebutkan, sebelum kejadian, korban Aulia Rizqi Afiatan bersama temannya Dzakiy Waliy Krisna, warga Jangli Perbalan Timur, Semarang, mengambil motor di tempat penitipan yang lokasinya tak jauh dari SMK Negeri 5 Semarang.
Setelah mengambil motor, korban dan temannya kembali ke arah SMK Negeri 5 untuk bertemu teman-temannya. Namun di tengah perjalanan, tiba-tiba ada segerombolan pelaku menyerang dengan melempari batu dan menggunakan senjata tajam.
“Mengetahui dirinya diserang, Dzakiy segera memacu kendaraannya masuk ke sekolah untuk mengamankan diri. Namun sayang, korban Aulia terkena sabetan celurit. Karena mengalami luka, kemudian korban dibawa ke RS Bhayangkara,”jelas sumber tersebut. (mha/aro)
