Tuesday, 10 February 2026
Berlangganan
0,00 IDR

No products in the cart.

Tak Kuasa Menolak Ketika “Dipilih” oleh Dewi Kwan Im

LAINNYA

Dikatakannya, bakti yang ia lakukan untuk lingkungan sekitar kelenteng cukup banyak. Seperti membangunkan jalan, membuatkan gapura. Aksi sosial lainnya, setiap perayaan Imlek tak pernah luput membagikan kue keranjang dan sembako.

“Saya dahulukan warga sekitar, ada 250 rumah, setelah itu baru dibagi ke umat. Ini wujud peduli dan toleransi. Saya membagikan sembako sebelum sembahyang arwah,” terangnya.

Sebagaimana tak ada niat menjadi pemimpin yayasan, Indra mengaku seharusnya tahun ini sudah menjadi akhir jabatannya. Namun, lagi-lagi permintaan itu tak diterima pengurus.

“Tahun ini sudah saatnya lengser atau ganti, tapi tidak boleh. Yang diserahkan pada gak mau, sekretaris ataupun wakil buat naik ketua tidak ada yang mau. Terus mau sampai kapan, saya tanya begitu. Jawab mereka, jika Pak Indra keluar, kami keluar sama. Kalau begitu mau apa, ya tetap ketua untuk melayani umat,” tuturnya.

Dalam perayaan Imlek tahun ini, Indra mengharap tidak hanya orang keturunan Tionghoa saja yang merasakan kebahagiaan tapi juga dari suku atau agama lain. Menurutnya, Imlek itu penuh dengan suka cita sehingga semua bisa merayakan.

“Semoga Imlek bisa lebih ramai dan bermanfaat untuk semua golongan dan kalangan,” harapnya. (ifa/ton) 

E Paper

Populer