Tuesday, 10 February 2026
Berlangganan
0,00 IDR

No products in the cart.

Kisah Sukamto, Loper Koran Berhasil Umrah dari Kumpulkan Uang Receh

LAINNYA

RADARSEMARANG.COM, Tekad Sukamto bisa menunaikan ibadah umrah sangat kuat. Ia rajin mengumpulkan uang receh Rp 500 dan Rp 1.000 dalam ember bekas cat warna putih.

Uang itu hasil kerja menjadi loper koran. Bertahun-tahun berlalu, uang itu mengantarkannya menuju ke Tanah Suci. Pada 29 Januari mendatang, ia akan berangkat umrah bersama sang istri.

WAJAH Sukamto berseri-seri. Ia terus tersenyum sembari menunjukkan uang koin pecahan Rp 500 dan Rp 1.000 di rumahnya Jalan Dewi Sartika Raya No 46, Kelurahan Sukorejo, Gunungpati. Uang itu disebar di atas karpet merah.

Tampak ribuan koin terkumpul. Pria berpeci hitam dan mengenakan baju koko warna krem ini berbangga hati.

Jerih payahnya selama ini menjadi loper koran berhasil mewujudkan cita-citanya menjalankan ibadah umrah. Ia kumpulkan uang receh hingga dipakai mendaftar umrah bersama istrinya

“Alhamdulillah dari receh ini bisa mewujudkan cita-cita saya pergi umrah,” ucapnya penuh syukur.

Saat didatangi Jawa Pos Radar Semarang, Sukamto sedang mengecek perlengkapan untuk umrah. Tas dan koper warna hitam itu tertempel foto Sukamto Djali. Ia memandangi koper penuh haru. Dari mulutnya tak berhenti mengucap syukur.

Bapak dua anak ini mengaku, awalnya mengumpulkan uang receh karena iseng. Ia senang melihat pelanggan korannya membayar dengan uang koin. Sukamto pun berniat mengumpulkan uang itu dalam toples.

E Paper

Populer