Disebutkan, kesembilan rumah yang mengalami kerusakan tersebut, masing-masing milik Hj Saadah, H Surui (dua rumah), Agus, Abdul Kholik, Ida, Nasiman, Tini, dan Sunar.
“Alhamdulillah, Pemkot Semarang melalui Disperkim, BPBD, kelurahan dan kecamatan sudah memberikan bantuan asbes, selimut, kasur, dan sembako,” ujarnya.
Rabu pagi kemarin, warga tampak bergotong royong membenahi atap rumah yang porak-poranda.
“Tadi malam ada yang tidur mengungsi di musala dan rumah tetangganya,” katanya.
Lurah Bandarharjo Emi Setiana Estu Handayani mengatakan, sebelumnya angin puting beliung juga melanda wilayah RT 3 RW 1. Lokasi kampung ini di wilayah pesisir utara sehingga anginnya sangat besar.
“Dua tahun lalu, di wilayah RT 3 RW 1 ada tujuh rumah yang rusak, bahkan temboknya sampai ada yang roboh,” ujarnya.
Karena itu, Emi mengimbau agar warganya berjaga diri dan selalu waspada jika terjadi angin kencang.
“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Warga langsung keluar rumah untuk menyelamatkan diri,” katanya. (fgr/aro)
