Jumat, 29 Agustus 2025
Berlangganan
0,00 IDR

Tidak ada produk di keranjang.

Lahan Sekolah Jadi Exit Tol, SMPN 16 Semarang Direlokasi Tahun ini

LAINNYA

Meski dikerjakan pusat dan Pemkot Semarang dengan dua sumber mata anggaran yang berbeda, nantinya pembangunan gedung dilakukan berbeda pula.

Karena lelang dilakukan masing-masing, yakni oleh Jasa Marga dengan APBN, dan Pemkot Semarang menggunakan ABPD.

“Kita pastikan spesifikasinya sama meskipun mata anggarannya berbeda. Pembangunan mengacu pada detail engineering design (DED) yang sudah direncanakan. Intinya sama-sama pembangunan ruang kelas dan bangunan,” tambahnya.

Dia berharap, pembangunan bisa rampung tahun ini, sehingga siswa bisa berpindah dari sekolah lama ke bangunan baru. Nantinya jika sekolah sudah direlokasi, lahan yang masih ditempati saat ini akan digunakan sebagai jalur exit tol.

“Tahun ini semoga selesai dan bisa pindah. Karena informasinya, tanah di sekolah yang lama akan dibuat exit tol,” jelasnya.

Sekretaris Komisi D DPRD Kota Semarang Anang Budi Utomo mengatakan, pembangunan SMP Negeri 16 Semarang yang dilakukan oleh Jasa Marga dari hasil tukar guling lahan sudah dimulai sejak Desember 2022. Anggaran yang dikucurkan sebesar Rp 12,9 miliar.

“Untuk yang APBD masih menunggu proses lelang, anggarannya sekitar Rp 10,5 miliar,” tuturnya.

Komisi D, kata politikus Partai Golkar ini, akan memantau dan mengawal pembangunan SMP Negeri 16 Semarang, dan mendorong agar pembangunan bisa segera dilakukan.

Sehingga hak siswa untuk belajar bisa dipenuhi. “Harapan kami bisa segera terealisasi agar hak siswa bisa terpenuhi,” katanya. (den/aro)

E Paper

Populer