Saturday, 28 March 2026
Berlangganan
0,00 IDR

No products in the cart.

Warga Semarang Sulap Limbah B3 Jadi Emas 24 Karat, Setiap 1 Kg IC Komputer Hasilkan 6-7 Gram Emas

LAINNYA

Nah, kalau berubah kehijau-hijauan berarti emas dan paladium. Kalau air berwarna biru, masih mengandung tembaga. Kalau penuaan emasnya di air, maka tembaganya diendapkan. “Lumpur itu banyak kandungan logam emasnya,” katanya.

Untuk mendapatkan emas 24 karat, maka endapan disaring lagi. “Ya, empat hingga lima kali proses,” katanya.

Dalam seminggu, ia bisa menghasilkan tiga gram emas. Per gramnya dijual seharga Rp 925 ribu.“Satu bulan dapat 12 – 15 gram atau senilai Rp 10 juta,” ujarnya.

Emas itu dijual ke sejumlah toko perhiasan di Kota Semarang. Ada juga yang dibuat cincin oleh warga Karang Kimpul RT 1 RW 3 Kelurahan Tambakrejo. “Termasuk dibeli pedagang emas di emperan toko. Itu banyak yang beli ke saya,”ujarnya.

RADARSEMARANG.COM bersama Lurah Tambakrejo Sukiswo sempat ditunjukkan emas 24 karat hasil mengolah komponen komputer bekas. “Ini sudah siap dijual,” kata Ipin.

Diakui, kendala dalam pengolahan emas dari komponen IC handphone dan komputer ini adalah belum tersedianya alat smelter. Alat ini untuk menjadikan lumpur dan IC komputer menjadi logam dan tidak lagi menggunakan elpiji.

“Kalau pesan smelter di Bandung kapasitas 10 kg, harganya sampai Rp 40 juta. Itu  belum termasuk gensetnya,” katanya.

Dikatakan, limbah dari pembuatan emas  ini jika dikasih soda api akan menjadi pupuk. “Jadi, tidak ada yang terbuang sia-sia,” jelasnya.

Saat ini, ia ingin melatih orang untuk mengolah limbah B3 ini menjadi emas. “Limbah B3 ini bisa dijadikan tembaga atau seng. Kalau dicemplungin ke sungai, ikan pasti mati,” katanya. (fgr/aro)

 

E Paper

Populer