Ia menambahkan, program itu memiliki beberapa tujuan untuk membangkitkan karakter siswa. Selain itu urban farming menjaga ketahanan pangan setidaknya tingkat kecil.
“Dengan urban farming diharapkan bisa menjadikan Semarang lebih hijau dan udara kualitasnya baik,” katanya
Sementara Sub Koordinator Kurikulum dan Penilaian Paud PNF Disdik Kota Semarang Rifki Nugroho mengaku workshop yang untuk memberikan pelatihan mengenai digitalisasi serta penerapan urban farming di kurikulum merdeka.
“Jadi nantinya outputnya satuan pendidikan dan gurunya paham apa itu Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP), paham Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM), serta memiliki akun belajar.id,” tambahnya. (kap/fth)
