Meski demikian, menurut mantan pemain timnas ini, RANS tetap tim yang berbahaya. Mereka dilatih oleh pelatih sarat pengalaman, yaitu Rahmad Darmawan.
“Selain berpengalaman, coach Rahmad juga mempunyai ciri khas penguasaan bola. Kita sudah mempersiapkan diri dan mengantisipasi agar bisa mencuri poin penuh di kandang RANS,” beber Ridwan.
Pihaknya juga berharap pemain-pemain baru bisa langsung ‘nyetel’ dengan gaya permainan Mahesa Jenar, sehingga bisa langsung memberi kontribusi yang positif.
“Evaluasi selalu kita lakukan tidak hanya jeda kompetisi, tapi setiap saat. Terkait dengan situasi sekarang kita ingin memberikan pemahaman baru tentang cara bermain. Dan pemain menunjukkan progres positif,” terangnya.
Sementara di kubu tuan rumah, coach Rahmad Darmawan meminta timnya tampil lebih efektif di putaran kedua ini. Menurut pelatih yang akrab disapa RD itu, Makan Konate dkk terlalu mudah kebobolan, sehingga menyebabkan grafik mereka kurang stabil pada putaran pertama.
“Terutama saat transisi. Semua pemain mulai depan tengah dan belakang juga harus bisa bertahan dengan baik. Padahal produktivitas kami cukup baik di putaran pertama, namun karena banyak kemasukan jadi statistik kita kurang baik,” bebernya.
RANS Nusantara, kata coach RD, juga masih menunggu perkembangan pemain anyar yang telah mereka rekrut apakah sudah bisa langsung dimainkan atau belum.
“Pemain baru kita sudah daftarkan saat ini sedang proses pengesahan, mungkin malam ini paling telat besok siang (hari ini, Red),” katanya. (bas/aro)
RANS (4-3-3)
Pelatih: Rahmad Darmawan
Kiper: Hilman Syah
Belakang: Adi (kanan) ©, Zamzani, Arif, Edo
Tengah: Maruoka, Zikrak, Bonai
Depan: Konate, Bagaskara, Luiz
PSIS (4-2-3-1)
Pelatih: Ian Andrew Gillan
Kiper: Satryo
Belakang: Taufik (kiri), Wahyu, Meru, Bayu
Tengah: Luthfi, Ryo
Tengah Depan: Septian, Wawan, Marukawa
Depan: Fortes ©