Monday, 30 March 2026
Berlangganan
0,00 IDR

No products in the cart.

Awalnya Coba-Coba, Kini Es Cendol Sukun Buatan Pemuda Kendal Ini Banyak Diburu

LAINNYA

Hasilnya di luar dugaan. Banyak pelanggannya yang memuji cendol sukun buatannya. Bahkan usaha cendol sukunnya terus berkembang. Dari awal berjualan hanya menggunakan gerobak, kini ia berjualan menggunakan mobil.

“Keuntungan penjualan saya tabung sedikit demi sedikit. Lalu saya kembangkan, dengan membeli food car bersama teman saya. Dari modal sekitar Rp 2 juta, kini sudah berlibat-lipat hasilnya,” akunya.

Warga Desa Purwosari, Kecamatan Patebon, Kendal ini mengaku, sudah tujuh tahun berjualan es cendol sukun, tepatnya sejak 2015 silam.

Ia mengaku, usahanya pernah terpuruk. Lebih kurang selama dua tahun sejak munculnya pandemi Covid-19. Yakni, selama 2020 dan 2021. “Pemberlakuan pembatasan kegiatan sosial mengakibatkan omzetnya menurun tajam. Bahkan sempat merugi,” katanya.

Akhirnya, dengan berbekal belajar dari Youtube dan media sosial, Fauzat mengubah cara jualan. Dari konvensional, ia mengembangkan berjualan secara digital. Yakni, melalui aplikasi penjualan online. “Alhamdulillah penjualan kembali meningkat,” paparnya.

Fauzat memiliki rencana untuk mengembangkan usahanya lebih besar. Yakni, untuk mengenalkan cendol sukun kepada warga di luar Kendal. Ia tengah menyiapkan franchise es cendol sukun.

“Sudah banyak yang menanyakan, apa sudah ada franchise. Banyak yang mau gabung, tapi saya jawab nanti saja,” katanya.

Fauzat mengaku, beberapa waktu lalu sempat diundang Bupati Kendal Dico M Ganinduto di Pendopo Kabupaten. Ia diminta menjamu para tamu bupati dengan es cendol sukun buatannya. (bud/aro)

E Paper

Populer