Kejadian itu pun dilaporkan ke Dinas Pemadaman Kebakaran Kota Semarang. Tak berselang lama, mobil Damkar datang dengan sirine meraung-raung. Saat dilakukan upaya pemadaman, sempat terdengar suara ledakan dari tabung gas elpiji 60 kg yang akan dikeluarkan dari gedung.
Api menyambar gas tersebut dan mengakibatkan gedung perkantoran ikut terbakar. Ledakan juga mengakibatkan seorang petugas Damkar mengalami luka.
Selain itu, kata Noval, ledakan tersebut mengakibatkan rekan kerjanya mengalami sesak nafas. Seketika itu, kedua korban langsung dibawa ke mobil Ambulans Hebat yang turun ke lokasi kejadian untuk dilakukan perawatan sementara.
“Tadi teman saya sesak nafas, langsung saya antar ke ambulan. Sebenarnya mau ngelpasin LPG, ternyata api sudah membesar dan menyambar. Padahal di bawah tidak ada api, tapi gak tau tiba-tiba meledak,” kata warga asal Bojonegoro, Jawa Timur.
Terlihat, petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran terus berjibaku melakukan upaya pemadaman. Begitu juga unit mobil damkar juga berdatangan dari berbagai sektor untuk melakukan penyemprotan ke titik api.
Sementara, banyak barang berserakan di sekitaran gedung, seperti halnya minuman kemasanan botol masih berisi. Api berhasil dipadamkan sekitaran pukul 02.00.
“Lebih dari 10 unit armada Damkar, semua turun, Ngaliyan, Banyumanik, Pedurungan, Barito, Madukoro, kecuali Gunung Pati,” ungkap salah satu petugas Damkar yang enggan disebutkan namanya.
Terlihat, petugas Damkar juga masih melakukan penyemprotan untuk pendinginan di bangunan tersebut hingga pukul 04.00. Ada juga yang istirahat sejenak untuk melepas lelah dengan pakaian yang basah kuyub. Di sela-sela obrolan mereka, terdapat cerita yang dianggapnya mistis.
“Pas melakukan penyemprotan, di tengah-tengah api ada suara jeritan kayak orang terbakar. Suaranya wanita. Tapi kan tidak ada orang. Ya, nggak tahu, suara apa, banyak teman kita di situ yang dengar. Kemudian terus sedikit mundur. Saya juga dengar,” bebernya.
Menurutnya, suara tersebut sempat terdengar dua kali. Namun suara jeritan yang pertama sangat terdengar jelas dibanding yang kedua. Pria ini menyebutkan, rekannya, anggota Damkar dari Sektor Timur juga mengalami luka saat melakukan pemadaman.
“Lukanya parah, informasinya dibawa ke rumah sakit. Namanya Risma, cowok,” imbuhnya.