Thursday, 5 March 2026
Berlangganan
0,00 IDR

No products in the cart.

26 Stand Perguruan Tinggi Ramaikan Edufair

LAINNYA

Kepala SMA N 1 Semarang Kusno mengaku kegiatan ini rutin diadakan setiap tahun. Namun ketika pandemi kegiatan dilakukan secara daring. Selain sosialisasi di masing-masing stand perguruan tinggi dan menghadirkan 1600 siswa dari berbagai sekolah. Kegiatan akan diisi dengan kemampuan meningkatkan kewirausahaan.

“Program ini adalah bagian dari rancang bangun SMA N 1 untuk mempersiapkan anak-anak ke perguruan tinggi,” ungkapnya.

Edufair diharapkan menjadi bekal siswa agar tidak kaget terkait perubahan seleksi masuk ke perguruan tinggi secara fundamental. Menurutnya perubahan seleksi ini membutuh persiapan matang. Siswa tidak lagi di drill dengan penguasaan materi pelajaran.

Karena ujian masuk ke perguruan tinggi negeri tidak lagi menggunakan tes potensi akademik (TPA). Melainkan diubah dengan tes potensi skolastik (TPS). “TPS ini mengukur kemampuan kognitif anak yang dianggap perlu untuk menunjang kompetensi di perguruan tinggi. Jadi harus adaptasi,” akunya. (kap/fth)

E Paper

Populer