Jumat, 29 Agustus 2025
Berlangganan
0,00 IDR

Tidak ada produk di keranjang.

Mudah Belajar Nilai Mata Uang dengan Peran Buy and Sell

LAINNYA

RADARSEMARANG.COM, Belajar menggunakan kemampuan intelektual di sekolah terdapat dalam mata pelajaran matematika. Pembelajaran matematika bertujuan agar siswa mampu menggunakan di dalam kehidupan, pekerjaan, di keluarga dan masyarakat.

Menurut Teori pembelajaran Bruner (dalam Pitajeng, 2006:29) belajar matematika adalah belajar tentang konsep-konsep dan struktur-struktur matematika yang terdapat di dalam materi yang dipelajari serta mencari hubungan-hubungan antara konsep-konsep dan struktur-struktur matematika.

Dalam kehidupan sehari-hari kita selalu menggunakan bagian dari ilmu matematika sebagai alat hitung. Tidak hanya orang dewasa, anak-anak yang belum mampu berfikir dan bernalar logis sekalipun telah melibatkan matematika sebagai alat hitung dalam aktivitasnya. Sebagai contoh dalam menggunakan uang.

Hal itu menerapkan konsep dan berpikir matematika yang berdasar dengan kemampuan mengenal kuantitas bilangan menurut nilai dan tempatnya.

Sebagai guru di kelas II SD Negeri Kecepak, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang penulis sering mengamati hasil belajar matematika tentang nilai mata uang. Sebagian besar dari mereka belum memahami materi tersebut.

Hal ini tampak dari hasil evaluasi belajar siswa yang belum mencapai kriteria ketuntasan minimal. Secara konkrit semua siswa setiap hari selalu menggunakan uang dalam aktivitasnya.

Kenyataannya dalam pembelajaran banyak siswa tidak memahami materi tentang nilai mata uang. Untuk memudahkan proses pembelajaran, penulis mengajak siswa untuk bermain peran “Buy and Sell”.

Menurut Endang Mulyatiningsih, (2011: 236) metode Role Playing ataupun bermain peran dalam penerapannya dilakukan dengan cara mengajak siswa untuk menirukan suatu aktifitas di luar atau mendramatisasikan situasi, ide, maupun suatu karakter tertentu.

Dengan harapan setelah siswa beraktifitas bermain buy and sell atau jual beli, siswa mampu memahami materi dengan baik dan menerapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Bermain peran “Buy and Sell” tidaklah sulit untuk dilakukan. Karena siswa bisa melihat dan melakukannya setiap hari. Langkah –langkah dalam bermain peran “Buy and Sell” yaitu guru mengelompokkan siswa menjadi dua, yaitu kelompok penjual dan kelompok pembeli.

Guru memberikan uang mainan lima puluh ribu, dua puluh ribu, sepuluh ribu pada kelompok pembeli untuk dibelanjakan sesuai dengan nominal uang yang diberikan. Guru memantau aktivitas jual beli yang dilakukan siswa. Kelompok penjual menyiapkan barang-barang yang akan dijual dengan memberi label harga.

Setelah bermain peran “Buy and Sell” selesai, guru melakukan evaluasi. Hal itu untuk mengetahui sejauh mana pemahaman siswa tentang materi nilai mata uang. Guru memberikan pertanyaan yang berkaitan dengan nilai tukar yaitu uang. Antara lain jika kalian memiliki uang Rp 15. 000, barang – barang apa saja yang akan kalian dapatkan?, barang apa saja yang paling murah?, barang apa saja yang paling mahal, urutkan barang barang tersebut dari yang harganya mahal ke barang yang harganya murah.

Dari hasil evaluasi, ternyata sebagian besar siswa dapat menjawab soal dengan benar. Hal ini membuktikan metode bermain peran “Buy and Sell” sangat efektif meningkatkan pemahaman siswa pada materi nilai mata uang.

Selain itu memberi banyak manfaat bagi siswa. Di antaranya belajar materi tentang nilai mata uang menjadi lebih mudah dipahami, pembelajaran menyenangkan, meningkatkan kemampuan berwirausaha, kemampuan motorik serta kemampuan kognitif siswa. (bt/fth)

Guru Kelas II SD Negeri Kecepak, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang

E Paper

Populer