Sabtu, 30 Agustus 2025
Berlangganan
0,00 IDR

Tidak ada produk di keranjang.

Sempat Terdengar Ledakan dari Gudang Tiner yang Terbakar Hebat di Pedurungan Semarang

LAINNYA

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Sebuah gudang tiner yang terletak di Pedurungan Semarang, tepatnya di Jalan Abdul Manan RT 4 RW 8, Pedurungan Tengah, terbakar hebat, Sabtu (7/1) sekitar 16.15 petang.

Sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran diturunkan oleh Dinas Pemadam Kebakaran. Tak hanya itu, water canon milik Polda Jateng, mobil tangki dari PDAM dan Disperkim, juga dikerahkan untuk memadamkan amukan si jago merah.

Sayangnya, akses gang sempit ditambah banyak bahan kimia membuat pemadaman api sulit dilakukan. Hingga berita ini ditulis, sekitar pukul 20.00 WIB, hilir mudik mobil pemadam kebakaran bergantian untuk memadamkan api.

“Kita terkendala akses yang sempit, dan bahan kimia yang sulit dipadamkan,” kata Kepala Dinas Pemadaman Kebakaran Kota Semarang Agus Harmunanto Sabtu (7/1).

Meski sulit, Agus mengaku berupaya untuk menjinakkan api dan melokalisir titik api agar tidak merambat ke bangunan lainnya. “Kita coba padamkan pakai busa, karena gudang ini isinya bahan mudah terbakar dan bahan kimia tiner,” papar dia.

Pantauan RADARSEMARANG.COM, sempat terjadi letupan api yang cukup besar, dibarengi dengan suara ledakan. “Saya tadi dengar suara ledakan dan ternyata dari gudang tiner. Tiba-tiba api sudah sangat besar,” jelas Aditya, warga sekitar.

Salah satu pekerja gudang tiner, Arnold, mengatakan, sekitar pukul 16.15 WIB dia mendengar ledakan dan kabar ada kebakaran di tempatnya bekerja. Pria yang tinggal tak jauh dari tempatnya bekerja ini pun langsung melihat kondisi gudang. Ia memastikan tidak ada karyawan yang bekerja, lantaran setiap Sabtu, gudang tersebut hanya bekerja setengah hari.

“Sabtu kerjanya setengah hari, pas tidak ada yang kerja, tapi ada yang tinggal disana, dan saat saya tiba api sudah berkobar,” tambahnya.

Selain bahan kimia, kata dia, ada beberapa mobil dan motor yang ada di dalam gudang. Pihaknya belum bisa memastikan secara pasti jumlahnya. “Kalau mobil ada sekitar lima, motornya belum tahu ada berapa,” jelasnya. (den/ton)

E Paper

Populer