Umma menuturkan rasa syukur atas capaian akademik tertinggi ini. Menurutnya, berada di titik ini tidaklah mudah dan banyak hambatan, namun tidak menyurutkan semangatnya.
“ Alhamdulillah Allah paring jalan. Allah paring anugerah yang luar biasa. Anugerah yang saya terima di awal tahun 2023 menjadi guru besar atau professor di usia saya 43 tahun 9 bulan, dengan angka kredit 1124,800 kum (IV/e). Anugerah ini sekaligus menjadi cambuk untuk terus belajar dan belajar guna menjadi pribadi yang lebih baik lagi. Dengan demikian, dapat menebar semakin banyak kebermanfaatan bagi umat,”ungkapnya.
Selain itu, Umma juga mengungkapkan terima kasihnya kepada menteri agama, orang tua dan suami serta anak-anaknya serta Civitas Akademika IAIN Kudus yang telah mendukung dan memotivasinya. Sehingga dapat meraih gelar guru besar tepat satu tahun setelah sang suami meraih gelar yang sama. (hib/bas)