RADARSEMARANG.COM, Kendal — Banjir yang melanda wilayah Kendal menyisakan lumpur dan sampah. Salah satunya di SD Negeri 1 Kebondalem, Kecamatan Brangsong.
Lumpur nampak memenuhi ruang kelas dan halaman sekolah. Alhasil, para siswa yang baru masuk hari pertama, diajak untuk bersih-bersih sekolah.
Mereka bergotong-royong membersihkan sisa endapan lumpur akibat banjir di akhir tahun. Menggunakan air dari saluran irigasi, anak-anak ini membersihkan halaman sekolah.
Sementara sejumlah barang yang ada di dalam ruang kelas dan ruang guru banyak yang rusak dan tidak bisa diselamatkan. Kegiatan belajar mengajar sendiri terpaksa diliburkan.
Oleh pihak sekolah, siswa kelas 1-2 melaksanakan pembelajaran secara dalam jaringan (daring). Sementara siswa kelas 3-6 membantu guru dan karyawan membersihkan sisa banjir yang merendam sekolah.
Siswa bergotong royong dengan cara mengambil air menggunakann ember di saluran irigasi untuk membersihkan halaman dan ruang kelas.
Kepala SDN 1 Kebonadem, Ani Purwanti mengatakan ketinggian air yang merendam sekolah mencapai 1,5 meter. “Semua ruang kelas termasuk ruang guru terendam. Akibatnya banyak buku dan peralatan sekolah yang terendam tidak bisa diselamatkan,” katanya, Senin (2/1/2023).
Bahkan aset buku-buku di ruang perpustakaan ikut terendam. Sehingga banyak buku yang rusak akibat diterpa banjir .
Kondisi yang sama juga terlihat di SD Negeri 2 Kebonadem yang terendam banjir besar. Sejumlah guru terlihat menyelamatkan barang sekolah yang tidak terendam banjir, sementara buku dan peralatan sekolah yang terendam air rusak. Alias tidak bisa diselamatkan. (bud/bas)