RADARSEMARANG.COM, Kegiatan seorang guru dalam pembelajaran tidak cukup hanya menyampaikan pengetahuan saja.
Tetapi juga harus mampu menciptakan suasana kelas yang penuh perhatian. Sehingga kegiatan pembelajaran akan lebih efektif dan tercapai tujuan yang optimal.
Guru harus mampu menentukan model yang terbaik yang akan digunakan.
Model pembelajaran merupakan salah satu komponen penting yang menunjang keberhasilan proses pembelajaran. Ketepatan pemilihan model pembelajaran akan berdampak pada eberhasilan belajar siswa serta tercapainya tujuan pembelajaran.
Model pembelajaran merupakan suatu desain pembelajaran yang dirancang untuk memperlancar proses pembelajaran.
Seperti yang diungkapkan oleh Suprijono (2012: 46) Joyce & Weil (dalam Rusman, 2012: 133) berpendapat bahwa model pembelajaran adalah suatu rencana atau pola yang dapat digunakan untuk membentuk kurikulum (rencana pembelajaran jangka panjang), merancang bahan-bahan pembelajaran, dan membimbing pembelajaran di kelas atau yang lain.
Bagaimana penerapan model permainan susun gambar dalam kreativitas menulis kalimat?
Awalnya guru menyajikan gambar dan mengajak siswa terlibat aktif dalam proses pembelajaran. Yaitu dengan mengamati setiap gambar yang ditunjukkan. Dengan gambar, pengajar akan lebih hemat energi, dan siswa juga akan lebih mudah memahami materi yang diajarkan. Dalam pengemmbangan selanjutnya, guru dapat memodifikaasi gambar atau menggantinya dengan video atau demonstrasi kegiatan tertentu.
Kemudian guru menunjuk atau memanggil siswa secara bergantian untuk memasangkan gambar secara berurutan dan logis. Guru juga bisa melakukan inovasi. Karena penunjukan secara langsung kadang kurang efektif sebab siswa cenderung merasa tertekan.
Salah satu caranya adalah dengan undian. Sehingga siswa merasa memang harus benar-benar siap untuk menjalankan tugas yang diberikan.
Berdasarkan penjelasan atas urutan gambar-gambar, guru bisa memulai menjelaskan lebih lanjut sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai. Selama proses ini, guru harus memberikan penekanan pada ketercapaian kompetensi tersebut.
Pada tahap ini guru bisa mengulangi, menuliskan atau menjelaskan gambar-gambar tersebut agar siswa mengetahui bahwa sarana tersebut penting dalam pencapaian kompetensi dasar dan
indikator-indikator yang telah ditetapkan.
Selanjutnya dari gambar-gambar yang tersusun siswa dapat membuat kalimat yang kreatif sesuai gambarnya.
Dengan demikian siswa dilatih berpikir logis dan sistematis.
Model Pembelajaran ini penulis terapkan di kelas 2 SD Negeri 3 Kalirejo,pada pembelajaran menulis kalimat. Kenyataannya dari model pembelajaran ini siswa merasa senang dan lebih mudah dalam menulis kalimat.
Kreativitas menulis kalimat dengan menggunakan model pembelajaran permainan susun gambar sangatlah bermanfaat bagi siswa.
Terutama memudahkan dalam menulis sebuah kalimat dan dengan bermacam gambar yang dilihatnya dapat mengembangkan daya nalar siswa untuk berfikir logis. Sehingga pembelajaran pun lebih berkesan. Selamat berkreativitas dalam pembelajaran. Semoga tulisan ini bermanfaat dan dapat dijadikan referensi. (kd/fth)
Guru SDN 3 Kalirejo, Kecamatan Kangkung, Kendal