<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Wali Kota Semarang &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<atom:link href="https://radarsemarang.com/tag/wali-kota-semarang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<description>What&#039;s Next?</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Jan 2023 14:42:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://radarsemarang.com/wp-content/uploads/2025/08/cropped-RS-DIGITAL-512-32x32.png</url>
	<title>Wali Kota Semarang &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Resmi Jadi Wali Kota Perempuan Pertama di Semarang, Ita Siap Tuntaskan PR Pembangunan</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/30/resmi-jadi-wali-kota-perempuan-pertama-di-semarang-ita-siap-tuntaskan-pr-pembangunan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Jan 2023 14:42:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Mbak ITA]]></category>
		<category><![CDATA[mbak ita semarang]]></category>
		<category><![CDATA[mbak ita wali kota]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=414497</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Semarang &#8211; Usai resmi dilantik sebagai wali kota Semarang oleh Gubernur Jawa Tengah, pada Senin (30/1), Hevearita Gunaryanti Rahayu menegaskan jika dirinya siap gaspol melanjutkan program-program yang disusun bersama Hendrar Prihadi saat masih menjabat sebagai wali kota Semarang. &#8220;Tentu akan melanjutkan program yang ada, sebenarnya ini kan sifatnya men-sahkan saja. Besok harus mesti sudah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Semarang</em></strong> &#8211; Usai resmi dilantik sebagai wali kota Semarang oleh Gubernur Jawa Tengah, pada Senin (30/1), Hevearita Gunaryanti Rahayu menegaskan jika dirinya siap gaspol melanjutkan program-program yang disusun bersama Hendrar Prihadi saat masih menjabat sebagai wali kota Semarang.</p>
<p>&#8220;Tentu akan melanjutkan program yang ada, sebenarnya ini kan sifatnya men-sahkan saja. Besok harus mesti sudah gaspol,&#8221; ungkap Ita, sapaan akrabnya usai pelantikan di Gedung Gradika Bhakti Praja, Jalan Pahlawan, Semarang.</p>
<p>Salah satu fokus pemerintahan Ita ke depan yakni penanganan stunting serta pemberdayaan perempuan dan anak. &#8220;Pelantikan ini menjadi satu spirit bahwa perempuan harus lebih berdaya. Hal ini dibuktikan di Semarang, Lurah perempuan ini sudah lebih dari 30%,&#8221; lanjut Ita. Dengan keberadaan lurah perempuan tersebut, dirinya berharap memiliki amunisi lebih untuk fokus pada kebijakan pro perempuan dan anak.</p>
<p>Di samping isu perempuan dan stunting, Ita mengaku jika ia juga memperoleh pesan khusus dari Megawati Soekarnoputri untuk memperkuat ketahanan pangan dan pertanian. &#8220;Tadi Ibu Presiden ke-5 juga titip pesan beberapa PR selain isu stunting, yakni ketahanan pangan dan pertanian,&#8221; terang Ita.</p>
<p><img fetchpriority="high" decoding="async" class="alignnone wp-image-414498 size-full" src="https://radarsemarang.com/wp-content/uploads/2023/01/IMG-20230130-WA0045.jpg" alt="" width="1600" height="1151" srcset="https://radarsemarang.com/wp-content/uploads/2023/01/IMG-20230130-WA0045.jpg 1600w, https://radarsemarang.com/wp-content/uploads/2023/01/IMG-20230130-WA0045-600x432.jpg 600w, https://radarsemarang.com/wp-content/uploads/2023/01/IMG-20230130-WA0045-300x216.jpg 300w, https://radarsemarang.com/wp-content/uploads/2023/01/IMG-20230130-WA0045-1024x737.jpg 1024w, https://radarsemarang.com/wp-content/uploads/2023/01/IMG-20230130-WA0045-768x552.jpg 768w, https://radarsemarang.com/wp-content/uploads/2023/01/IMG-20230130-WA0045-1536x1105.jpg 1536w" sizes="(max-width: 1600px) 100vw, 1600px" /></p>
<p>Pihaknya pun bertekad untuk mentuntaskan pekerjaan rumah tersebut. &#8220;Saya tetap bertekad bahwa ini adalah rangkaian dua periode bersama Pak Hendi, membawa perkembangan Kota Semarang jauh lebih baik,&#8221; ungkap istri Alwin Basri, Ketua Komisi D DPRD Jateng tersebut.</p>
<p>Sementara itu, dalam sambutannya, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengapresiasi kepemimpinan Hendrar Prihadi seperti pembangunan sport center dan pariwisata. &#8220;Sejak Pak Hendi, disiapkan Simpang Lima underground, trem akan dihidupkan lagi, Kota Lama sekarang sudah cantik sekali, meskipun rob belum selesai,&#8221; ungkap Ganjar. Maka pekerjaan rumah itulah yang ia titipkan pada Ita agar dapat terselesaikan.</p>
<p>Dengan resminya Ita sebagai Wali Kota Semarang, maka dirinya tercatat dalam sejarah sebagai wali kota perempuan pertama di kota lunpia.</p>
<p>Hadir dalam pelantikan tersebut Presiden RI ke-5, Megawati Soekarnoputri, mantan Wali kota Semarang sekaligus Ketua LKPP RI Hendar Prihadi, Menteri PPPA, Bintang Puspayoga, Kepala BKKBN Hasto Wardoyo, dan sejumlah fungsionaris DPP Partai PDI P.</p>
<p>Usai pelantikan, pesta rakyat pun digelar di halaman Balaikota. Berbagai elemen masyarakat dan komunitas dengan sejumlah atraksi kesenian menyambut wali kota perempuan pertama tersebut. Ribuan orang turut meramaikan, bahkan sebanyak 135 pedagang gerobak UMKM turut ambil bagian dalam pesta rakyat tersebut, baik di halaman Balaikota Semarang maupun Kantor Gubernur Jawa Tengah. <strong>(isk/web/bas)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sah! Mbak Ita Resmi Jadi Wali Kota Wanita Pertama di Kota Semarang</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/30/sah-mbak-ita-resmi-jadi-wali-kota-wanita-pertama-di-kota-semarang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Jan 2023 09:44:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Mbak ITA]]></category>
		<category><![CDATA[pelantikan wali kota semarang]]></category>
		<category><![CDATA[top]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=414466</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Semarang &#8211; Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo resmi melantik Hevearita Gunaryanti Rahayu, sebagai Wali Kota Semarang, di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Senin (30/1). Dalam pelantikan ini, juga dihadiri Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri, Sekjen PDI-P, Hasto Kristiyanto, Menteri PPPA, Bintang Puspa Yoga dan beberapa fungsionaris partai, serta anggota DPR RI Ganjar menjelaskan dengan dilantiknya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Semarang</em></strong> &#8211; Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo resmi melantik Hevearita Gunaryanti Rahayu, sebagai Wali Kota Semarang, di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Senin (30/1).</p>
<p>Dalam pelantikan ini, juga dihadiri Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri, Sekjen PDI-P, Hasto Kristiyanto, Menteri PPPA, Bintang Puspa Yoga dan beberapa fungsionaris partai, serta anggota DPR RI</p>
<p>Ganjar menjelaskan dengan dilantiknya Hevearita, saat ini ada sembilan kepala daerah perempuan di Jawa Tengah. Tujuh di antaranya kader dari PDI Perjuangan. Antara lain Bupati Purbalingga, Bupati Klaten, Bupati Sukoharjo, Bupati Demak, Bupati Grobogan, dan Bupati Sragen.</p>
<p>&#8220;Mbak Ita ini jadi Wali Kota Semarang Perempuan pertama. Total sudah ada sembilan kepala daerah perempuan,&#8221; katanya saat memberikan sambutan.</p>
<p>Ganjar menjelaskan, jika PDI-P menjadi partai yang melahirkan kepala daerah perempuan terbanyak. Dari 43 kepala daerah perempuan di seluruh Indonesia, 14 di antaranya adalah kader PDI Perjuangan.</p>
<p>&#8220;Jika ditambah dengan 9 wakil kepala daerah, maka PDI Perjuangan kini memiliki 25 pemimpin daerah perempuan. Ini jadi manifestasi, spirit Marhaenisme dan Sarinah di era modern,&#8221; tutur dia.</p>
<p>Ganjar menerangkan, sosok pemimpin perempuan sama seperti sosok Kunti dalam epos Mahabharata. Digambarkan, Kunti sebagai perempuan tidak asal &#8216;nerimo ing pandum&#8217;, tapi juga sosok yang ‘nggetih’ berjuang untuk rakyatnya sekaligus guru yang membangun kultur serta adab bagi anak-anaknya.</p>
<p>&#8220;Kehebatan Kunti menitis pada para kepala daerah perempuan. Mereka bukan saja mampu menjadi pesaing serius dalam hal prestasi, beberapa di antaranya malah lebih berani dan progresif daripada kepala daerah laki-laki,&#8221; tambah dia.</p>
<p>Ganjar mencontohkan, Bupati Grobogan, Sri Sumarni, yang ingin membangun kabupatennya, dengan pinjaman Rp115 miliar untuk percepatan pembangunan 19 kecamatan di Grobogan. Terobosan brilian ini mengatasi APBD Grobogan yang sangat kecil untuk biaya pembangunan.</p>
<p>Contoh lainnya, Sri Mulyani, Bupati Klaten yang menggandeng Badan Tenaga Nuklir Nasional untuk mengembangkan Padi Rojolele. Hingga melahirkan varietas Rojolele Srinar dan Rojolele Srinuk yang punya usia tanam lebih pendek dan tahan hama. Harganya pun lebih tinggi.</p>
<p>&#8220;Kader perempuan PDI-P ini bukan hasil sulapan, kader asli yang berjuang dari bawah. Bukan ngambil dari kanan ataupun kiri, perjuangan kader perempuan ini sangat panjang,&#8221; jelas Ganjar.</p>
<p>Adanya kepala daerah perempuan, lanjut Ganjar, tak lepas dari perjuangan Megawati, yang mengawal lahirnya Undang-undang Penghapusan Kekerasan Rumah Tangga, Undang-undang Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja di Luar Negeri, hingga Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.</p>
<p>&#8220;Semua undang-undang itu lahir dalam rangka untuk menjaga harkat dan martabat perempuan. Lalu ada juga kaderisasi lewat program khusus pendidikan bagi kader perempuan,&#8221; katanya.</p>
<p>Kepada Mbak Ita, Ganjar memberikan pesan, yakni banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Ganjar menegaskan, siap menghasilkan kolaborasi solutif dengan Mbak Ita, sapaan akrab Wali Kota Semarang.</p>
<p>&#8220;Saya dorong Mbak Ita untuk memaksimalkan potensi di Semarang, seperti perdagangan, industri, transportasi, pendidikan, wisata hingga persoalan infrastruktur,&#8221;ujarnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penanganan Banjir dan Rob Harus Jadi Prioritas</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/30/penanganan-banjir-dan-rob-harus-jadi-prioritas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Jan 2023 02:45:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Hevearita Gunaryanti Rahayu]]></category>
		<category><![CDATA[Mbak ITA]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=414419</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Semarang – Menjabat wali kota Semarang menggantikan Hendrar Prihadi yang diangkat menjadi Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaaan Barang/Jasa Pemerintah  (LKPP), Hevearita Gunaryanti Rahayu (Mbak Ita) harus tancap gas untuk mengatasi sejumlah persoalan yang masih menjadi pekerjaan rumah (PR) Kota Semarang. Terutama penanganan banjir dan rob. Banjir dan rob ini sudah menjadi persoalan klasik di ibu [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Semarang</em></strong> – Menjabat wali kota Semarang menggantikan Hendrar Prihadi yang diangkat menjadi Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaaan Barang/Jasa Pemerintah  (LKPP), Hevearita Gunaryanti Rahayu (Mbak Ita) harus tancap gas untuk mengatasi sejumlah persoalan yang masih menjadi pekerjaan rumah (PR) Kota Semarang. Terutama penanganan banjir dan rob.</p>
<p>Banjir dan rob ini sudah menjadi persoalan klasik di ibu kota Jawa Tengah. Beberapa upaya yang sudah dilakukan Pemkot Semarang perlu dioptimalkan.</p>
<p>Karena kontur Kota Semarang ada perbukitan dan pesisir, risikonya ketika curah hujan tinggi akan terjadi peningkatan jumlah air. Penyebabnya tidak hanya curah hujan Kota Semarang saja, melainkan  juga daerah lain seperti Kabupaten Semarang.</p>
<p>Menurut Pengamat Lingkungan Benny D. Setianto, alasan gravitasi inilah yang menyebabkan Kota Semarang sering dilanda banjir. Selain itu juga adanya krisis iklim yang menyebabkan peningkatan permukaan air laut. Maka instrusi air laut ke daratan Kota Semarang juga akan semakin lebar dan luas.</p>
<p>“Kalau melihat itu maka mestinya prioritas yang utama untuk banjir. Secara teknogi untuk mengatasi keduanya itu maka fokusnya harus pada drainase,” jelas Benny.</p>
<p>Kota Semarang bisa mencontoh Belanda. Meskipun daratannya berada di bawah permukaan air laut, tapi wilayahnya jarang terendam banjir, karena penanganan drainase yang baik. Penanganan banjir dengan kolam retensi, menurut Benny, perlu diperhitungkan berdasarkan curah hujan.</p>
<p>Misal kolam retensi saat musim kemarau kedalaman air dua meter di bawah permukaan, maka harus ada rentang dua meter ruang hingga sampai ke permukaan tanah. Selain itu juga didukung pompanisasi yang mumpuni. Sehingga air langsung bisa di pompa ke laut.</p>
<p>“Yang namanya kolam retensi itu saat musim kemarau harus kering atau airnya minim. Misal kolam retensi di Stasiun Tawang itu musim kemarau airnya relatif penuh. Kalau hujan deras ya nggak bisa menampung air lagi,” imbuhnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Profil Hevearita Gunaryanti Rahayu, dari Pegawai Bank, Mbak Ita Jadi Wali Kota Semarang</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/30/profil-hevearita-gunaryanti-rahayu-dari-pegawai-bank-mbak-ita-jadi-wali-kota-semarang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Jan 2023 01:20:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Hevearita Gunaryanti Rahayu]]></category>
		<category><![CDATA[Mbak ITA]]></category>
		<category><![CDATA[mbak ita dilantik]]></category>
		<category><![CDATA[top]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=414394</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM &#8211; Hevearita Gunaryanti Rahayu berasal dari kalangan profesional. Karirnya dimulai sebagai pegawai bank. Lalu, menjadi direktur perusahaan daerah hingga terjun ke politik. Hari ini, ia resmi menyandang status Wali Kota Semarang menggantikan posisi Hendrar Prihadi yang kini menjabat Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Republik (LKPP RI). Jabatan wali kota Semarang yang akan segera [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM</strong> &#8211; Hevearita Gunaryanti Rahayu berasal dari kalangan profesional. Karirnya dimulai sebagai pegawai bank. Lalu, menjadi direktur perusahaan daerah hingga terjun ke politik.</p>
<p>Hari ini, ia resmi menyandang status Wali Kota Semarang menggantikan posisi Hendrar Prihadi yang kini menjabat Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah Republik (LKPP RI).</p>
<p>Jabatan wali kota Semarang yang akan segera diemban Mbak Ita –sapaan akarbnya&#8211;memang pantas diselamatkan kepada perempuan yang sejak 2016 menjabat Wakil Wali Kota Semarang tersebut.</p>
<p>Di kalangan partai pengusungnya, PDI Perjuangan, Mbak Ita merupakan politisi yang ulung. Dia sangat piawai dalam melakukan lobi-lobi politik, sehingga mampu mengegolkan ide-ide cemerlang yang menjadi gagasannya.</p>
<p>Tak ayal, PDI Perjuangan kala itu memasangkan dirinya bersama Hendrar Prihadi sebagai calon wali kota dan wakil wali kota Semarang dalam pilkada yang dua kali periode dimenanginya.</p>
<p>Bahkan, pada Pilkada terakhirnya, duet Hendi-Ita harus bertarung melawan kotak kosong lantaran tidak ada partai lain yang mengusung calonnya pada Pilkada Kota Semarang tahun 2020. Meski demikian, duet kader PDIP ini mampu menang telak atas kotak kosong. Hendi-Ita mampu meraih 716.693 suara dari total pemilih sebanyak 805.524 orang.</p>
<p>Bersama Hendi, Mbak Ita mampu mewujudkan pembangunan Ibu Kota Provinsi Jawa Tengah, baik berupa infrastruktur maupun non-infrastruktur. Wajah Kota Semarang terus dipercantik dengan pembuatan taman kota, pembenahan saluran air, gorong-gorong hingga program betonisasi yang membuat Kota Semarang semakin bersih dan rapi.</p>
<p>Selain bidang pembangunan, wanita kelahiran Semarang, 4 Mei 1966 ini merupakan figur pemimpin yang peduli terhadap kondisi ekonomi masyarakatnya. Pada saat menjabat Plt wali kota Semarang, dia mengajak warganya untuk menanami lahan kosong dengan tanaman yang bernilai ekonomi, seperti sayur-sayuran dan buah-buahan. “Saatnya warga mengembangkan <em>urban farming</em> untuk ketahanan pangan,” kata Mbak Ita di setiap kesempatan.</p>
<p>Terakhir, Mbak Ita melontarkan gagasan program <em>urban farming</em> agar dimasukkan dalam kurikulum pendidikan di sekolah, mulai PAUD, TK, SD hingga SMP.</p>
<p>“Melalui <em>urban farming</em>, masyarakat diharapkan bisa memanfaatkan ruang terbuka menjadi lahan hijau yang mampu menghasilkan produk pertanian,” ujarnya.</p>
<p>Bahkan, Mbak Ita menyebut <em>urban farming</em> dapat menjadi salah satu strategi untuk mengatasi krisis pangan secara global yang diprediksi akan terjadi pada 2023 ini.</p>
<p>Diketahui, Mbak Ita menempuh pendidikan di SD Citarum Semarang pada 1972–1978, lalu melanjutkan SMP Maria Mediatrix Semarang (1978–1981), dan SMA Negeri 1 Semarang (1981–1984). Selepas lulus SMAN 1 Semarang, Mbak Ita melanjutkan kuliah program S1 Fakultas Pertanian Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta (1984–1989).</p>
<p>Tak puas bergelar sarjana saja, Mbak Ita kemudian melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi, yakni kuliah S2 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro (2018–2019).</p>
<p>Selain pendidikan formal, Mbak Ita sejak remaja aktif terjun di berbagai organisasi. Sejumlah organisasi pernah diikutinya untuk menambah kemampuannya dalam mengelola organisasi dan berbaur dengan komunitas dan masyarakat secara luas.</p>
<p>Organisasi yang pernah diikuti Mbak Ita, yakni <em>Corporate Secretary</em> Badan Kerja sama <em>Participating Interest</em> Blok Cepu Badan Kerja Sama 4 BUMD (Bojonegoro, Blora, Jawa Timur dan Jawa Tengah) pada 2006–2009, Wakil Ketua BKS PI Blok Cepu (2009–2014), Ketua BKS PI Blok Cepu (2014–2016).</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dilantik Hari Ini, Mbak Ita Jadi Wali Kota Perempuan Pertama di Kota Semarang</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/30/dilantik-hari-ini-mbak-ita-jadi-wali-kota-perempuan-pertama-di-kota-semarang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Jan 2023 01:15:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Mbak ITA]]></category>
		<category><![CDATA[mbak ita dilantik]]></category>
		<category><![CDATA[pelantikan wali kota semarang]]></category>
		<category><![CDATA[top]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=414391</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Semarang – Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu segera resmi menyandang status Wali Kota Semarang menggantikan posisi Hendrar Prihadi, Senin (30/1) hari ini. Mbak Ita –sapaan akrabnya—akan menjadi perempuan pertama yang menjabat wali kota Semarang. Istri dari anggota DPRD Jateng Alwin Basri ini akan dilantik oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Semarang</em> – </strong>Pelaksana tugas (Plt) Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu segera resmi menyandang status Wali Kota Semarang menggantikan posisi Hendrar Prihadi, Senin (30/1) hari ini. Mbak Ita –sapaan akrabnya—akan menjadi perempuan pertama yang menjabat wali kota Semarang.</p>
<p>Istri dari anggota DPRD Jateng Alwin Basri ini akan dilantik oleh Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kompleks Kantor Gubernuran, Jalan Pahlawan Semarang.</p>
<p>Dalam pelantikan Mbak Ita sebagai orang pertama di Kota Semarang, juga akan dihadiri oleh Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarno Putri, Kepala LKPP RI Hendrar Prihadi dan sejumlah pejabat serta tamu undangan lainnya.</p>
<p>Usai pelantikan, Pemerintah Kota Semarang akan menggelar tasyakuran dengan mengundang masyarakat, tokoh agama dan juga tokoh masyarakat di halaman Balai Kota Semarang.</p>
<p>Mbak Ita menyiapkan pesta rakyat dengan menggandeng puluhan pelaku UMKM di Kota Semarang, Tak tanggung-tanggung pesta rakyat akan dilakukan di dua tempat, yakni di halaman balai kota sore ini, dan kompleks kantor Gubernuran Jateng pada Senin (30/1) pagi ini sampai sebelum pelantikan.</p>
<p>“Tadi gladi kotor dan bersih berjalan dengan lancar, saya harap besok (hari ini) juga lancar meskipun <em>deg-degan</em><em>,</em> apalagi Ibu Mega <em>rawuh</em>. Harapan saya beliau bisa menjadi <em>spirit</em> saya dan Pemerintah Kota Semarang,&#8221; katanya usai mengikuti gladi bersih, Minggu (29/1).</p>
<p>Ibunda dari M. Farraz Razin Perdana ini membeberkan, akan digelar pesta rakyat di dua tempat, yakni di halaman kantor Provinsi Jawa Tengah pada pagi hari hingga siang hari. Kemudian, dilanjutkan sore hari pesta rakyat sekaligus syukuran pelantikan dirinya sebagai wali kota dan tasyakuran Kepala LKPP RI Hendrar Prihadi.</p>
<p>&#8220;Nanti masyarakat, komunitas-komunitas, bersama pemda menyatu. Cukup pesta sehari saja. Selanjutnya, harus bekerja seperti kemarin-kemarin,&#8221; ucap Mbak Ita.</p>
<p>Ia menyebutkan, akan ada banyak gerobak-gerobak makanan dari pelaku UMKM. Pesta rakyat ini disuguhkan gratis bagi masyarakat. Ada pula pertunjukan musik yang akan berlangsung di balai kota. Selain itu, ada perkumpulan sepeda <em>ont</em><em>h</em><em>el</em>, motor antik dan komunitas-komunitas lain yang bakal memeriahkan pesta rakyat di Balai Kota Semarang.</p>
<p>&#8220;Kami mengundang pelaku UMKM. Makanan semua dari masyarakat. Ini betul-betul bersama masyarakat <em>mangayubagyo</em>,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Lebih lanjut, Mbak Ita menambahkan ada pembagian sembako bagi anak yatim piatu, tenaga kebersihan, dan warga tidak mampu. Paket sembako ini dari para kolega yang memberikan apresiasi kepadanya atas pelantikan ini.</p>
<p>Seperti diketahui, Mbak Ita memberikan imbauan untuk tidak mengirimkan karangan bunga dan menggantinya dengan paket sembako yang bisa disumbangkan. Hingga Minggu (29/1) kemarin, sumbangan paket sembako terus berdatangan, termasuk dari <em>RADARSEMARANG.COM</em>.</p>
<p>“Kemarin terkumpul 11 ribu paket, tapi saat terjadi bencana dibagikan kepada korban bencana. Saat ini, masih ada sekitar lima ribu paket. Setelah pelantikan kita bagikan 1.000 paket, nanti diberikan simbolis di balai kota kepada 10 orang, sisanya dibagi per kecamatan,” katanya.</p>
<p>Mbak Ita memohon maaf kepada pihak-pihak yang tidak diundang dalam pelantikan di Gedung Gradhika Bhakti Praja. Hal itu mengingat tamu undangan terbatas. Namun dia memastikan, banyak pihak diundang pada pesta rakyat yang digelar di balai kota.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
