<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Untidar &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<atom:link href="https://radarsemarang.com/tag/untidar-2/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<description>What&#039;s Next?</description>
	<lastBuildDate>Fri, 20 Jan 2023 02:56:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://radarsemarang.com/wp-content/uploads/2025/08/cropped-RS-DIGITAL-512-32x32.png</url>
	<title>Untidar &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mahasiswa Untidar Keluhkan UKT</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/20/mahasiswa-untidar-keluhkan-ukt/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Jan 2023 02:56:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[UKT]]></category>
		<category><![CDATA[Untidar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=413333</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Magelang – Banyak mahasiswa yang kurang puas dengan uang kuliah tunggal (UKT)  yang ditetapkan Universitas Tidar (Untidar). Mereka mempertanyakan penggolongan UKT yang dipukul rata. Meskipun dengan latar belakang perekonomian keluarga yang berbeda. Menurut mahasiswa, adanya pengisian borang sosial-ekonomi di awal masuk seakan tidak berguna karena jumlah UKT dipukul rata pada golongan delapan dan tidak sesuai [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Magelang</em></strong> – Banyak mahasiswa yang kurang puas dengan uang kuliah tunggal (UKT)  yang ditetapkan Universitas Tidar (Untidar). Mereka mempertanyakan penggolongan UKT yang dipukul rata.</p>
<p>Meskipun dengan latar belakang perekonomian keluarga yang berbeda. Menurut mahasiswa, adanya pengisian borang sosial-ekonomi di awal masuk seakan tidak berguna karena jumlah UKT dipukul rata pada golongan delapan dan tidak sesuai dengan fasilitas yang diberikan.</p>
<p>Ketua BEM Fisipol Untidar Bagus Prihaniza mengatakan, BEM periode sebelumnya mengajukan petisi. Dari survei dapat dilihat tingkat kepuasan terhadap UKT,  baik angkatan 2022 maupun 2021.</p>
<p>“Dari survei tersebut, sekitar 500 orang menyatakan tidak puas dengan UKT yang sudah diberikan. Karena dengan adanya pengisian borang pada saat mendaftar seolah-olah hal itu tidak menjadi sebuah seleksi terbaik. Namun hanya dijadikan formalitas oleh kampus,” ujarnya.</p>
<p>Warih mahasiswa Fisipol menambahkan meskipun kampus sudah memberikan bantuan cicilan UKT, tetapi masih ada seleksi. Sehingga tidak tentu didapatkan oleh mahasiswa yang mengajukan keringanan tersebut.</p>
<p>“Bagi mahasiswa yang mengajukan keringanan mesti ikut gelombang dua ketika mengisi daftar mata kuliah atau Kartu Rencana Studi (KRS),” tutur mahasiswa Yunika Nurma.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kledung Research Park Hasilkan 2.000 Anggrek Berkualitas Setiap Bulan</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/19/kledung-research-park-hasilkan-2-000-anggrek-berkualitas-setiap-bulan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Jan 2023 03:55:30 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Kwadungan Gunung]]></category>
		<category><![CDATA[Gunungsan]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Temanggung]]></category>
		<category><![CDATA[kebun anggrek]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Kledung]]></category>
		<category><![CDATA[Kledung Research Park]]></category>
		<category><![CDATA[Untidar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=413215</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Temanggung – Universitas Tidar (Untidar) mengembangkan kebun anggrek di Kledung Research Park. Berada di Gunungsan, Desa Kwadungan Gunung, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung. Kebun anggrek yang baru produksi setengah tahun ini, kemarin (18/1) panen perdana. Rektor Untidar Prof. Dr. Sugiyarto menyampaikan, green house dirintis sejak dua tahun lalu. Mulai produksi setengah tahun ini. Pengembangan Kledung [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Temanggung</em></strong> – Universitas Tidar (Untidar) mengembangkan kebun anggrek di Kledung Research Park. Berada di Gunungsan, Desa Kwadungan Gunung, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung.</p>
<p>Kebun anggrek yang baru produksi setengah tahun ini, kemarin (18/1) panen perdana. Rektor Untidar Prof. Dr. Sugiyarto menyampaikan, <em>green house</em> dirintis sejak dua tahun lalu. Mulai produksi setengah tahun ini.</p>
<p>Pengembangan Kledung Research Park menjadi salah satu langkah nyata Untidar. Tidak sekadar ucapan unggul dalam kewirausahaan.</p>
<p>“Kami juga meletakkan landasan yang bagus terkait sumber-sumber pendapatan yang menjadi contoh bagi mahasiswa, bagaimana mengelola suatu usaha. Salah satunya di bidang pertanian, khususnya anggrek,” ungkapnya.</p>
<p>Dua <em>green house</em> Untidar ini menampung 6.000 anggrek dari berbagai jenis. Pihaknya menargetkan setiap bulan bisa menghasilkan anggrek yang berkualitas 1.500 hingga 2.000.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
