<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>UIN &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<atom:link href="https://radarsemarang.com/tag/uin/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<description>What&#039;s Next?</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Jan 2023 12:27:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://radarsemarang.com/wp-content/uploads/2025/08/cropped-RS-DIGITAL-512-32x32.png</url>
	<title>UIN &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Dhelvia Gerent, Aktif Menulis Review Buku</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/09/dhelvia-gerent-aktif-menulis-review-buku/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Jan 2023 12:27:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Features]]></category>
		<category><![CDATA[Aktif Menulis Review Buku]]></category>
		<category><![CDATA[Dhelvia Gerent]]></category>
		<category><![CDATA[Dhelvia Gerent Zainingrum]]></category>
		<category><![CDATA[Manajemen Dakwah]]></category>
		<category><![CDATA[UIN]]></category>
		<category><![CDATA[Universitas Islam Negeri]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=412074</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Dhelvia Gerent Zainingrum fokus me-review buku di sela-sela kesibukan kuliah yang dijalani. Tidak hanya itu, dia juga aktif dalam membuat konten dakwah melalui akun Instagram-nya. Dhelvia—sapaan akrabnya&#8211;sudah melakukan kegiatan tersebut sejak 2020. Ia menuturkan, kegiatan yang dijalani sekarang bermula dari kegemarannya membaca buku. Dhelvia gemar membaca sejak usia 7 tahun, karena sering melihat ayahnya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>RADARSEMARANG.COM, Dhelvia Gerent Zainingrum fokus me-review buku di sela-sela kesibukan kuliah yang dijalani. Tidak hanya itu, dia juga aktif dalam membuat konten dakwah melalui akun Instagram-nya. Dhelvia—sapaan akrabnya&#8211;sudah melakukan kegiatan tersebut sejak 2020.</p>
<p>Ia menuturkan, kegiatan yang dijalani sekarang bermula dari kegemarannya membaca buku. Dhelvia gemar membaca sejak usia 7 tahun, karena sering melihat ayahnya yang juga hobi membaca. </p>
<p>&#8220;Buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Suka membaca menurun dari ayah yang gemar membaca. Karena sering melihat ayah membaca koran, akhirnya suka membaca juga. Dulu diawali dengan membaca majalah Bobo,&#8221; katanya. </p>
<p>Mahasiswi semeter 5 Jurusan Manajemen Dakwah Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo ini mengatakan, berbekal pengetahuan yang didapat melalui buku bacaannya, dia mulai membuat akun Instagram yang khusus berisi hasil review buku. </p>
<p>&#8220;Dengan ilmu yang sudah didapat dari kegiatan membaca, saya tidak mau kalau hanya berhenti di diri sendiri. Mulai lah untuk membagikan insight terkait buku yang saya baca melalui akun Instagram @dhell.vievi,&#8221; ujarnya. </p>
<p>Review  biasanya dia posting di story dan feed Instagram. Pada tahun ini dirinya sudah me-review sebanyak 35 buku yang terdiri atas review pendek dan review panjang. Untuk jadwal postingnya tiga kali dalam seminggu, pada Selasa, Kamis, dan Sabtu. </p>
<p>Selain review buku, ia juga membuat konten dakwah yang diposting di akun yang sama. Merasa kurang maksimal, dia memutuskan membuat akun Instagram khusus review buku @dhelviareads. Akun ini terbentuk sejak awal Agustus 2022.</p>
<p>&#8220;Merasa konten perbukuan bercampur dengan konten dakwah maupun lain-lain, dan merasa kurang maksimal untuk berkonten literasi, maka saya memutuskan membuat akun Instagram khusus review buku,&#8221; ucapnya. </p>
<p>Selain menulis dan menyebarkan konten dakwah, dia juga aktif dalam mengikuti event bedah buku melalui WhatsApp grup dan bedah buku di Gramedia Semarang. Dia berpesan agar pemuda sekarang perbanyak membaca buku dan melakukan kegiatan yang bermanfaat di masa muda. </p>
<p>&#8220;Masa muda cuma sekali. Sayang kalau tidak dimanfaatkan. Banyak-banyak membaca karena membaca itu jendela dunia. Walaupun diri terpenjara, jangan biarkan pikiranmu terpenjara,&#8221; pesannya.  (mg7/aro)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penuhi Kebutuhan Mahasiswa, UIN Salatiga Bakal Bangun Pusat Bisnis dan Klinik</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/04/penuhi-kebutuhan-mahasiswa-uin-salatiga-bakal-bangun-pusat-bisnis-dan-klinik/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 04 Jan 2023 07:42:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Rektor UIN Salatiga]]></category>
		<category><![CDATA[UIN]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Salatiga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=411481</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Salatiga &#8211; Pembangunan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga memperhatikan gender. Salah satunya di sebabnya jumlah mahasiswi yang jauh lebih banyak dibanding mahasiswa. Rektor UIN Salatiga Prof Zakiyuddin membenarkan hal tersebut. Menurutnya, segala aspek dalam pembangunan sudah dipertimbangkan. Hal itu agar semua bisa nyaman saat mengenyam pendidikan. &#8220;Contoh kecilnya pembangunan toilet. Jumlah toilet mahasiswi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Salatiga</em></strong> &#8211; Pembangunan kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga memperhatikan gender. Salah satunya di sebabnya jumlah mahasiswi yang jauh lebih banyak dibanding mahasiswa.</p>
<p>Rektor UIN Salatiga Prof Zakiyuddin membenarkan hal tersebut. Menurutnya, segala aspek dalam pembangunan sudah dipertimbangkan. Hal itu agar semua bisa nyaman saat mengenyam pendidikan.</p>
<p>&#8220;Contoh kecilnya pembangunan toilet. Jumlah toilet mahasiswi lebih banyak dibanding mahasiswa,&#8221; tutur Prof Zakiyuddin. Dia menyebut jumlah mahasiswa saat ini mencapai angka diatas 16 ribu. Lebih dari 60 persennya adalah perempuan.</p>
<p>Selain itu, UIN juga merencanakan pusat bisnis. Pembangunan akan dilaksanakan secepatnya dan dimungkinkan selesai sepenuhnya pada 2025 mendatang. &#8220;Akan banyak pembangunan untuk lebih memenuhi kebutuhan para mahasiswa,&#8221; imbuh dia.</p>
<p>Di sisi lain, Wakil Rektor UIN Prof Saerozy menambahkan, pihaknya juga sedang mempersiapkan pembangunan klinik pratama di kampus III. Agar mahasiswa yang berobat, tidak perlu ke lokasi yang jauh.</p>
<p>&#8220;Kita sudah punya gedung yang akan dijadikan klinik. Sudah kita rehab dan saat ini tengah berproses perizinan dan sebagainya,&#8221; imbuh dia. <strong>(sas/bas)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
