<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>tol Jogjakarta-Bawen &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<atom:link href="https://radarsemarang.com/tag/tol-jogjakarta-bawen/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<description>What&#039;s Next?</description>
	<lastBuildDate>Thu, 12 Jan 2023 03:25:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://radarsemarang.com/wp-content/uploads/2025/08/cropped-RS-DIGITAL-512-32x32.png</url>
	<title>tol Jogjakarta-Bawen &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kelurahan Tidar Utara dan Rejowinangun Utara Kota Magelang Kena Proyek Exit Tol Jogja-Bawen</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/12/kelurahan-tidar-utara-dan-rejowinangun-utara-kota-magelang-kena-proyek-exit-tol-jogja-bawen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 12 Jan 2023 03:25:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Exit Tol]]></category>
		<category><![CDATA[tol Jogja-Bawen]]></category>
		<category><![CDATA[tol Jogjakarta-Bawen]]></category>
		<category><![CDATA[top]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=412378</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Magelang – Proyek pembangunan jalan tol Jogjakarta-Bawen juga berdampak ke warga Kota Magelang. Ada dua kelurahan yang terkena proyek ini, Yakni Kelurahan Tidar Utara dan Kelurahan Rejowinangun Utara. Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Magelang Muhun Nugraha mengatakan, di Kota Magelang totalnya ada 85 bidang tanah yang terkena pengadaan tanah jalan tol Jogjakarta-Bawen. Dengan luas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Magelang</em></strong> – Proyek pembangunan jalan tol Jogjakarta-Bawen juga berdampak ke warga Kota Magelang. Ada dua kelurahan yang terkena proyek ini, Yakni Kelurahan Tidar Utara dan Kelurahan Rejowinangun Utara.</p>
<p>Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Magelang Muhun Nugraha mengatakan, di Kota Magelang totalnya ada 85 bidang tanah yang terkena pengadaan tanah jalan tol Jogjakarta-Bawen. Dengan luas tanah kurang lebih 3,2 hektare.</p>
<p>“Untuk wilayah Kota Magelang terkena pembangunan <em>exit</em> tol,” katanya kepada wartawan <em>Radar Magelang</em> di sela-sela musyawarah penetapan bentuk ganti rugi proyek jalan tol di Kelurahan Tidar Utara, Rabu (11/1).</p>
<p>Muhun Nugraha menyampaikan, di Tidar Utara yang terkena proyek jalan tol ada 69 bidang tanah, dengan luas tanah 3 hektare. Sedangkan yang diundang kali ini, ada 60 bidang tanah.</p>
<p>Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Tol Jogjakarta-Bawen Kementerian PUPR Muhammad Mustanir menyampaikan, untuk musyawarah di Tidar Utara ini seharusnya ada 69 bidang tanah.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Bayar Rp 65,735 M untuk Pembebasan 120 Bidang Tanah yang Terkena Proyek Tol Jogja-Bawen</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/11/bayar-rp-65735-m-untuk-pembebasan-120-bidang-tanah-yang-terkena-proyek-tol-jogja-bawen/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Jan 2023 02:00:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Bligo]]></category>
		<category><![CDATA[jalan tol Jogjakarta-Bawen]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Ngluwar]]></category>
		<category><![CDATA[pembebasan jalan tol Jogjakarta-Bawen]]></category>
		<category><![CDATA[tol Jogjakarta-Bawen]]></category>
		<category><![CDATA[top]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=412187</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Mungkid – Proses pembebasan jalan tol Jogjakarta-Bawen kembali dilanjutkan. Selasa (10/1) kemarin, tim panitia pembebasan jalan tol kembali membayarkan uang ganti kerugian (UGK) untuk warga terdampak di Desa Bligo, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Tol Jogjakarta-Bawen Kementerian PUPR Muhammad Mustanir mengatakan, pembayaran UGK di Desa Bligo ini merupakan tahap kedua. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Mungkid</em></strong> – Proses pembebasan jalan tol Jogjakarta-Bawen kembali dilanjutkan. Selasa (10/1) kemarin, tim panitia pembebasan jalan tol kembali membayarkan uang ganti kerugian (UGK) untuk warga terdampak di Desa Bligo, Kecamatan Ngluwar, Kabupaten Magelang.</p>
<p>Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Tol Jogjakarta-Bawen Kementerian PUPR Muhammad Mustanir mengatakan, pembayaran UGK di Desa Bligo ini merupakan tahap kedua.</p>
<p>Dari 125 bidang yang diajukan ke Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN), yang disetujui ada 120 bidang dengan luas 6,26 hektare.</p>
<p>“Namun yang diundang saat ini ada 119 bidang. Karena satu orang meninggal dunia,” jelasnya kepada <em>RADARSEMARANG.COM</em>.</p>
<p>Mustanir menyampaikan, total dari pembayaran ini nilainya Rp 65,735 miliar untuk 120 bidang. Setelah pembayaran dari Bligo ini, pihaknya akan segera mengurus untuk pembayaran UGK di desa lainnya.</p>
<p>“Untuk yang sudah kita ajukan ke LMAN untuk proses UGK, ada Desa Plosogede, Pakunden, dan Ngluwar. Jadi, kita masih menunggu persetujuan dari LMAN,” katanya.</p>
<p>Saat ditanya mengenai satu orang pemilik lahan yang meninggal, Mustanir menjelaskan, nantinya untuk yang meninggal ini perlu adanya pemberkasan ulang dan turun ke ahli waris.</p>
<p>“Jadi, kita tunda terlebih dahulu, sambil menunggu proses pemberkasan ulang dilakukan. Karena yang berhak mengurus itu para ahli warisnya,” ungkapnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
