<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>seleksi perangkat desa &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<atom:link href="https://radarsemarang.com/tag/seleksi-perangkat-desa/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<description>What&#039;s Next?</description>
	<lastBuildDate>Fri, 20 Jan 2023 02:27:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://radarsemarang.com/wp-content/uploads/2025/08/cropped-RS-DIGITAL-512-32x32.png</url>
	<title>seleksi perangkat desa &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Perangkat Desa Tanjunganyar Diminta Rp 350 Juta</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/20/perangkat-desa-tanjunganyar-diminta-rp-350-juta/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 20 Jan 2023 02:27:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Demak]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Gajah]]></category>
		<category><![CDATA[Kelurahan Tanjunganyar]]></category>
		<category><![CDATA[PERANGKAT DESA]]></category>
		<category><![CDATA[seleksi perangkat desa]]></category>
		<category><![CDATA[UIN Walisongo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=413312</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Semarang &#8211; Kepala Seksi Pelayanan di Kelurahan Tanjunganyar, Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak, Widyatmoko mengaku memberikan Rp 200 juta kepada terdakwa Alaudin. Uang itu sebagai pelicin agar lolos menjadi perangkat desa. &#8220;Diminta membayar Rp 350 juta. Tapi yang Rp 200 juta dibayarkan di awal, sisanya di akhir kalau lolos,&#8221; ujarnya saat menjadi saksi di hadapan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Semarang</em></strong> &#8211; Kepala Seksi Pelayanan di Kelurahan Tanjunganyar, Kecamatan Gajah, Kabupaten Demak, Widyatmoko mengaku memberikan Rp 200 juta kepada terdakwa Alaudin. Uang itu sebagai pelicin agar lolos menjadi perangkat desa.</p>
<p>&#8220;Diminta membayar Rp 350 juta. Tapi yang Rp 200 juta dibayarkan di awal, sisanya di akhir kalau lolos,&#8221; ujarnya saat menjadi saksi di hadapan majelis hakim Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (19/1).</p>
<p>Dalam proses seleksi perangkat desa yang bekerjasama dengan UIN Walisongo itu, ia mengikuti pelatihan terlebih dahulu.</p>
<p>Pelatihan itu digelar tiga kali sebelum ujian berlangsung. Dari dua pendaftar atau calon perangkat desa, hanya ia saja yang mengikuti pelatihan.</p>
<p>&#8220;Ada dua orang, tapi saya saja yang pelatihan. Di sana diberikan soal yang sama ketika ujian,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Selain sudah membayar dan mengikuti pelatihan, Widyatmoko juga yakin ia bakal lolos seleksi. Pasalnya, ia lebih unggul, bisa mengoperasikan komputer dibanding lawannya. &#8220;Kalau tidak daftar dan bayar diisi orang luar,&#8221; imbuhnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
