<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sekolah Lapang Budidaya Bandeng &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<atom:link href="https://radarsemarang.com/tag/sekolah-lapang-budidaya-bandeng/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<description>What&#039;s Next?</description>
	<lastBuildDate>Thu, 26 Jan 2023 03:45:04 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.1</generator>

<image>
	<url>https://radarsemarang.com/wp-content/uploads/2025/08/cropped-RS-DIGITAL-512-32x32.png</url>
	<title>Sekolah Lapang Budidaya Bandeng &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Ajari Petambak Budidaya Bandeng dengan Bioflok dan Conical Tank</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/26/ajari-petambak-budidaya-bandeng-dengan-bioflok-dan-conical-tank/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 26 Jan 2023 03:45:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[MCI]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Lapang Budidaya Bandeng]]></category>
		<category><![CDATA[SLBB]]></category>
		<category><![CDATA[ZFRA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=413987</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Pekalongan – Puluhan petambak Kota Pekalongan mencoba meningkatkan skill di Sekolah Lapang Budidaya Bandeng (SLBB) yang diinisiasi Yayasan Zurich Flood Resilience Alliance (ZFRA) Mercy Corps Indonesia (MCI). Peserta langsung praktik lapangan penebaran benih bandeng (nener) menggunakan media bioflok dan Conical Tank, sebelum dipindah ke jaring apung. Setiap conical tank berisi sekitar lima ribu benih [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Pekalongan</em></strong> – Puluhan petambak Kota Pekalongan mencoba meningkatkan <em>skill</em> di Sekolah Lapang Budidaya Bandeng (SLBB) yang diinisiasi Yayasan Zurich Flood Resilience Alliance (ZFRA) Mercy Corps Indonesia (MCI).</p>
<p>Peserta langsung praktik lapangan penebaran benih bandeng (nener) menggunakan media bioflok dan Conical Tank, sebelum dipindah ke jaring apung.</p>
<p>Setiap conical tank berisi sekitar lima ribu benih nener. Total ada 50 ribu nener yang ditampung. Harapannya, 55-70 persen bisa dikembangkan ke jaring apung.</p>
<p>Manager Program ZFRA MCI, Denia Aulia Syam mengatakan, pengadaan nener bandeng ini berasal dari pembibitan Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau (BBPBPAP) Jepara. Pihaknya membantu pembelian bibit awal.</p>
<p>“Kemudian dana hasil budidaya akan dikelola oleh para komunitas/lembaga pembudidaya ikan bandeng yang telah ditunjuk secara berkelanjutan,” terangnya saat memantau tambak Pesisir Slamaran, Kelurahan Krapyak, Kecamatan Pekalongan Utara, Rabu (25/1).</p>
<p>Sementara itu, pendamping petani tambak Kelurahan Krapyak dalam program SLBB, Achmad Sachawi mengungkapkan, untuk Kota Pekalongan ada tiga titik lokasi SLBB, yakni Kelurahan Krapyak, Bandengan, dan Degayu, semua di Kecamatan Pekalongan Utara. Sementara, untuk Kabupaten Pekalongan, pendampingan SLBB dilakukan di Desa Jeruksari.</p>
<p>&#8220;Wilayah Pekalongan ini rawan banjir rob. Dengan bioflok bisa dilakukan di lahan yang kosong maupun tidak terpakai, posisinya di atas daratan. Untuk antisipasi banjir,” jelasnya.</p>
<p>Dengan menggunakan media bioflok ini keamanan lebih terjamin. Untuk kontrol pun lebih mudah. “Pemindahan nener ke jaring apung bisa dilakukan setelah sebulan, diperkirakan Maret 2023 mendatang,” ungkapnya. <strong>(han/zal)</strong></p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkot Pekalongan Gandeng MCI Kembangkan Budidaya Bandeng</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/25/pemkot-pekalongan-gandeng-mci-kembangkan-budidaya-bandeng/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Jan 2023 03:37:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Budidaya Bandeng]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Lapang Budidaya Bandeng]]></category>
		<category><![CDATA[Yayasan Mercy Corps Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Zurich Flood Resilience Alliance]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=413862</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Pekalongan – Pemkot Pekalongan menggandeng Zurich Flood Resilience Alliance (ZFRA) Yayasan Mercy Corps Indonesia (MCI) menggelar Sekolah Lapang Budidaya Bandeng (SLBB) bagi pembudidaya bandeng. Pelatihan dilakukan mulai 24 Januari hingga 15 Mei 2023. Pengembangan budidaya bandeng dirasa cocok dengan iklim dan kondisi Kota Pekalongan. Langkah itu sebagai bentuk ketahanan pangan terhadam perubahan iklim dan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Pekalongan</em></strong> – Pemkot Pekalongan menggandeng Zurich Flood Resilience Alliance (ZFRA) Yayasan Mercy Corps Indonesia (MCI) menggelar Sekolah Lapang Budidaya Bandeng (SLBB) bagi pembudidaya bandeng. Pelatihan dilakukan mulai 24 Januari hingga 15 Mei 2023.</p>
<p>Pengembangan budidaya bandeng dirasa cocok dengan iklim dan kondisi Kota Pekalongan. Langkah itu sebagai bentuk ketahanan pangan terhadam perubahan iklim dan kondisi wilayah yang kerap dilanda banjir rob.</p>
<p>“Kami mengembangkan model mata pencaharian berketahanan iklim dan banjir baik, yang paling pas di wilayah ini pembudidaya bandeng,” jelas Manager Program ZFRA MCI, Denia Aulia Syam, di Gedung Technopark Perikanan Kota Pekalongan, Selasa (24/1).</p>
<p>Dalam pelatihan nanti, pembudidaya bandeng akan diedukasi.  Mulai dari persiapan bibit (nener), budidaya bandeng, hingga pasca produksi.</p>
<p>Dengan skema nilai tambah dari hasil ikan bandeng. Tidak hanya sekadar pembuatan bandeng presto, namun bisa diolah lebih kreatif lagi, seperti nugget, pempek, bakso, dan sebagainya.</p>
<p>“Agar produk olahan mereka bisa lebih tersalurkan dan meningkatkan pendapatan mereka,” katanya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
