<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Picture and Picture &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<atom:link href="https://radarsemarang.com/tag/picture-and-picture/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<description>What&#039;s Next?</description>
	<lastBuildDate>Tue, 24 Jan 2023 11:41:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://radarsemarang.com/wp-content/uploads/2025/08/cropped-RS-DIGITAL-512-32x32.png</url>
	<title>Picture and Picture &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Belajar Periodisasi Zaman Praaksara dengan Picture and Picture</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/24/belajar-periodisasi-zaman-praaksara-dengan-picture-and-picture/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 24 Jan 2023 11:41:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Ade Rendra Widya Saputra]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar Periodisasi Zaman Praaksara]]></category>
		<category><![CDATA[Guru IPS]]></category>
		<category><![CDATA[Picture and Picture]]></category>
		<category><![CDATA[SMP Negeri 15 Surakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=413791</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Periodisasi zaman praaksara merupakan salah satu materi pembelajaran dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) kelas VII. Pemahaman konsep tentang pembagian zaman praaksara merupakan pemahaman penting, karena mempelajari kehidupan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Dalam pembelajaran guru berperan sebagai pengelola yang merencanakan, menetapkan tujuan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran sekaligus mengorganisasikan segala sesuatu yang bisa dijadikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>RADARSEMARANG.COM, Periodisasi zaman praaksara merupakan salah satu materi pembelajaran dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) kelas VII. Pemahaman konsep tentang pembagian zaman praaksara merupakan pemahaman penting, karena mempelajari kehidupan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. </p>
<p>Dalam pembelajaran guru berperan sebagai pengelola yang merencanakan, menetapkan tujuan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran sekaligus mengorganisasikan segala sesuatu yang bisa dijadikan sumber-sumber belajar yang memungkinkan tercapainya tujuan pembelajaran secara efektif dan efisien. </p>
<p>Namun, untuk mencapai keberhasilan pembelajaran tidaklah mudah. Mungkin dalam proses pembelajaran bisa tidak mencapai tujuan yang diharapkan. Disebabkan kesalahan dalam menggunakan model pembelajaran, strategi, pendekatan ataupun kesalahan dalam memilih model pembelajaran. </p>
<p>Untuk mengatasi hal itu, penulis sebagai guru IPS SMP Negeri 15 Surakarta menggunakan  model pembelajaran Picture and Picture.  Model pembelajaran ini dilakukan dengan cara membagi peserta didik menjadi beberapa kelompok dan menuntut mereka terlibat aktif dalam proses pembelajaran. </p>
<p>Suprijono berpendapat (2009:110), pembelajaran kooperatif picture and picture adalah salah satu metode pembelajaran aktif yang menggunakan gambar dan dipasangkan atau diurutkan menjadi urutan sistematis. Seperti menyusun gambar secara berurutan, menunjukkan gambar, memberi keterangan gambar dan menjelaskan gambar.</p>
<p>Langkah-langkah pelaksanaan Picture and Picture yakni: a) Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai. b) Menyajikan materi sebagai pengantar. c) Guru menunjukkan atau memperlihatkan gambar-gambar yang berkaitan dengan materi. d) Guru menunjuk atau memanggil siswa secara bergantian untuk memasang atau mengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logis. </p>
<p>e) Guru menanyakan alasan atau dasar pemikiran dari urutan gambar tersebut. f) Dari alasan atau urutan gambar tersebut, guru mulai menanamkan konsep atau materi, sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai. g) Siswa diajak untuk menyimpulkan atau merangkum materi yang baru saja diterimanya. (Jamal Ma’mur Asmani, 2011:39).</p>
<p>Setelah menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Picture and Picture, pemahaman peserta didik pada materi pembelajaran periodisasi zaman praaksara mengalami peningkatan. Jika dibandingkan dengan kegiatan pembelajaran sebelumnya.  Hal ini bisa terlihat dari adanya peningkatan hasil belajar yang dapat diketahui dari hasil tes tulis peserta didik pada akhir pertemuan.</p>
<p>Dengan model pembelajaran kooperatif tipe Picture and Picture, hasil belajar peserta didik yang mencapai ketuntasan capaian pembelajaran sebesar 90 persen dan yang belum mencapai ketuntasan capaian pembelajaran sebesar 10 persen dengan nilai rata-rata peserta didik mencapai 80. </p>
<p>Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Picture and Picture dapat memberikan referensi bagi guru khususnya mata pelajaran IPS. Bahwa model pembelajaran ini dapat melibatkan peserta didik untuk aktif selama kegiatan pembelajaran berlangsung dan memudahkan peserta didik menemukan konsep dari materi pembelajaran. (ips1/fth)</p>
<p>Guru IPS SMP Negeri 15 Surakarta</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Meningkatkan Hasil Belajar Dasar Keahlian Otomotif dengan Picture and Picture</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/03/meningkatkan-hasil-belajar-dasar-keahlian-otomotif-dengan-picture-and-picture/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 03 Jan 2023 15:06:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Edukasi]]></category>
		<category><![CDATA[Guru Teknik Otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[Hasil Belajar Dasar Keahlian Otomotif]]></category>
		<category><![CDATA[Nanang Agus Baharudin]]></category>
		<category><![CDATA[Picture and Picture]]></category>
		<category><![CDATA[SMK Negeri 4 Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=411399</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Kurikulum menjadi hal yang sangat penting dalam pendidikan. Tanpa kurikulum yang tepat, pelajar tidak akan memperoleh target pembelajaran yang sesuai. Tentu saja, semuanya disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik di eranya masing-masing. Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler di mana peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi. Dalam pembelajaran kurikulum [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>RADARSEMARANG.COM, Kurikulum menjadi hal yang sangat penting dalam pendidikan. Tanpa kurikulum yang tepat, pelajar tidak akan memperoleh target pembelajaran yang sesuai. Tentu saja, semuanya disesuaikan dengan kebutuhan peserta didik di eranya masing-masing.</p>
<p>Kurikulum Merdeka merupakan kurikulum dengan pembelajaran intrakurikuler di mana peserta didik memiliki cukup waktu untuk mendalami konsep dan menguatkan kompetensi. </p>
<p>Dalam pembelajaran kurikulum merdeka tingkat satuan pendidikan menengah kejuruan, selain materi mata pelajaran umum juga mempelajari materi pelajaran produktif atau materi kejuruan.</p>
<p>Salah satu mata pelajaran produktif atau materi kejuruan di kelas X Teknik Otomotif adalah Dasar Keahlian Otomotif, di mana pada Program Keahlian Teknik Otomotif tersebut cakupan materinya luas. Pada Kelas X Teknik Otomotif banyak materi yang menghafal, menulis, bahkan belajar monoton dengan ceramah. Tentunya akan menjadikan peserta didik kurang menyenangkan dan sulit memahami materi.</p>
<p>Hamalik (2001:32) menyatakan bahwa, untuk lebih mengefektifkan komunikasi dan interaksi antara guru dan peserta didik dalam proses pendidikan dan pengajaran, di sekolah perlu digunakan metode dan teknik pembelajaran yang tepat. </p>
<p>Fungsi dan tujuan pendidikan dapat dicapai salah satunya melalui pelaksanaan pembelajaran, begitu juga materi dasar-dasar keahlian merupakan bagian mata pelajaran di sekolah sebagai satu bagian dari alat yang sangat efektif untuk mengembangkan pendidikan. Kehadiran program keahlian dengan mata pelajaran dasar keahlian sebagai ilmu pengetahuan masih diperlukan.</p>
<p>Seperti yang ditemui di sekolah kejuruan kelompok teknologi dan rekayasa, salah satunya di Program Keahlian Otomotif masih banyak peserta didik kurang memahami mata pelajaran dasar keahlian. </p>
<p>Mereka mendapat nilai kurang dari  capaian tujuan minimal. Itu juga dialami kelas X TKRO 1 SMK Negeri 4 Semarang dengan hasil kurang memuaskan. Salah satu penyebabnya kurang tepatnya menggunakan model pembelajaran. </p>
<p>Model Pembelajaran Picture and Picture merupakan model belajar yang menggunakan gambar dipasangkan / diurutkan menjadi urutan yang logis. </p>
<p>Riyanto dalam Kartiningsih (2011) Model Picture and Picture mengatakan, salah satu bentuk model pembelajaran kooperatif yang menonjolkan gambar sebagai alat bantu / media dalam mempelajari suatu bahan ajar yang diberikan agar peserta didik  dapat aktif dan kreatif. </p>
<p>Media gambar merupakan salah satu jenis bahasa yang memungkinkan komunikasi, yang diekspresikan lewat tanda dan simbol. </p>
<p>Dalam belajar menggunakan media picture and picture secara berkelompok peserta didik diarahkan mengembangkan sikap-sikap untuk pencapaian akademik yang tinggi, dengan disajikan gambar, foto dokumentasi, gambar simbol untuk pemahaman yang mendalam terhadap materi yang dipelajari, bahwa belajar itu menyenangkan. </p>
<p>Pengembangan keterampilan kepemimpinan, mendorong sikap-sikap yang positif, mendorong kepercayaan diri, pengembangan rasa memiliki, dan mendorong saling menghargai satu sama lain. </p>
<p>Dari hasil penerapan model picture and picture dan berkelompok belajar di dalam kelas terlihat hasil signifikan. Selain itu belajar mengajar dengan menerapkan media pembelajaran picture and picture dan berkelompok pada mata pelajaran  Dasar Keahlian Otomotif dapat meningkatkan motivasi, hasil belajar serta peserta didik mencapai tujuan yang maksimal. </p>
<p>Media ini diterapkan  dengan berkolaborasi antara guru dengan teman sejawat dapat berpengaruh positif terhadap motivasi, aktivitas dan hasil belajar  peserta didik. (s4/fth)</p>
<p>Guru Teknik Otomotif SMK Negeri 4 Semarang</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
