<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Perum dinar mas &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<atom:link href="https://radarsemarang.com/tag/perum-dinar-mas/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<description>What&#039;s Next?</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 Jan 2023 12:42:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.1</generator>

<image>
	<url>https://radarsemarang.com/wp-content/uploads/2025/08/cropped-RS-DIGITAL-512-32x32.png</url>
	<title>Perum dinar mas &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Satu Warga Perum Dinar Indah Semarang Meninggal, Terkunci di Kamar saat Banjir Bandang</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/06/satu-warga-perum-dinar-indah-semarang-meninggal-terkunci-di-kamar-saat-banjir-bandang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Jan 2023 12:42:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Bandang]]></category>
		<category><![CDATA[banjir bandang perum dinar mas semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Perum dinar mas]]></category>
		<category><![CDATA[top]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=411766</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Semarang &#8211; Banjir bandang menerjang Perum Dinar Indah Semarang di Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Jumat (6/1/2023) memakan korban. Seorang warga Perum Dinar Indah, Agus Murdoko, 57, dilaporkan meninggal dunia. Satu orang lainnya kritis dan dibawa ke RSWN Semarang. Kemudian sekitar 45 KK yang dievakuasi di Masjid Ar-Rahman. [irp posts=&#8221;411764&#8243; ] Warga lain sekaligus saudara [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Semarang</em></strong> &#8211; Banjir bandang menerjang Perum Dinar Indah Semarang di Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Jumat (6/1/2023) memakan korban.</p>
<p>Seorang warga Perum Dinar Indah, Agus Murdoko, 57, dilaporkan meninggal dunia. Satu orang lainnya kritis dan dibawa ke RSWN Semarang. Kemudian sekitar 45 KK yang dievakuasi di Masjid Ar-Rahman.</p>
<p>[irp posts=&#8221;411764&#8243; ]</p>
<p>Warga lain sekaligus saudara mendiang Agus Murdoko warga Blok VII D Dinar Indah, Ninuk Yunianti, saat kejadian, pintu kamar Agus terkunci sehingga didobrak.</p>
<p>&#8220;Hingga semuanya sampai ke masjid, Agus ditemukan sudah meninggal,&#8221; katanya sambil menangis.</p>
<p>[irp posts=&#8221;288031&#8243; ]</p>
<p>Plt Camat Tembalang, Cipta Nugraha, mengungkapkan saat ini warga diungsikan ke Masjid Ar-Rahman. Diceritakan, kronologi banjirnya karena hujan deras sehingga Sungai Pengkol tidak kuat lagi menampung air.</p>
<p>&#8220;Beberapa tahun lalu pernah, karena air kiriman dari atas, saat ini masih penanganan warga dulu,&#8221; ujarnya. <strong>(fgr/bas)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kesaksian Penghuni Perum Dinar Indah Semarang yang Diterjang Banjir Bandang, Warga Naik ke Atap</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/06/kesaksian-penghuni-perum-dinar-indah-semarang-yang-diterjang-banjir-bandang-warga-naik-ke-atap/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Jan 2023 12:24:43 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Banjir Bandang]]></category>
		<category><![CDATA[banjir bandang perum dinar mas]]></category>
		<category><![CDATA[kondisi perum dinar mas]]></category>
		<category><![CDATA[Perum dinar mas]]></category>
		<category><![CDATA[top]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=411764</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Semarang &#8211; Banjir bandang menerjang Perum Dinar Indah Semarang di Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Jumat (6/1/2023) sekitar pukul 15.00 WIB. Banjir disebabkan tanggul jebol yang kemudian merendam puluhan rumah. Salah satu warga, Ariyanto Boim, 48, menjelaskan dirinya mendapatkan kabar dari grup RT ada air bah dari Sungai Pengkol menuju ke pemukiman RT 6 RW [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Semarang</em></strong> &#8211; Banjir bandang menerjang Perum Dinar Indah Semarang di Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang, Jumat (6/1/2023) sekitar pukul 15.00 WIB.</p>
<p>Banjir disebabkan tanggul jebol yang kemudian merendam puluhan rumah. Salah satu warga, Ariyanto Boim, 48, menjelaskan dirinya mendapatkan kabar dari grup RT ada air bah dari Sungai Pengkol menuju ke pemukiman RT 6 RW 25 sudah setinggi lutut orang dewasa. Sehingga warga sudah mempersiapkan evakuasi untuk naik ke lantai atas.</p>
<p>&#8220;Namun, masih ada istri saya, adik-adik saya, ibu mertua saya, dan tetangga kami terakhir di situ. Waktu itu saya juga berusaha menyelamatkan tetangga saya juga sudah sedada orang dewasa. Kami menunggu selama dua jam untuk ada bantuan dari BPBD tapi sudah terlambat,&#8221; kata warga Dinar Indah Blok VII.</p>
<p>Diakuinya, kejadian serupa sudah tiga kali terjadi, tetapi kali ini merupakan kejadian yang paling parah. Yakni lebih dari tiga meter &#8220;Kemarin hanya dua meter, tapi ini lebih dari dua meter. Kami naik ke atas atap, airnya cepat banget sekitar 20 menit sudah tenggelam semuanya&#8221; ujarnya.</p>
<p>Barang berharganya sudah hanyut semuanya, termasuk mobil yang menyangkut ke tembok tetangganya. &#8220;Tidak bisa terselamatkan,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia meminta pemerintah kota (Pemkot) Semarang agar merelokasi pemukiman tersebut. &#8220;Karena sudah ada korban jiwa, kami harap ada relokasi,&#8221; jelasnya. <strong>(fgr/bas)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
