<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>PERTANIAN &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<atom:link href="https://radarsemarang.com/tag/pertanian/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<description>What&#039;s Next?</description>
	<lastBuildDate>Wed, 18 Jan 2023 03:14:22 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://radarsemarang.com/wp-content/uploads/2025/08/cropped-RS-DIGITAL-512-32x32.png</url>
	<title>PERTANIAN &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Asyiknya Belajar Dunia Pertanian sejak Usia Dini</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/18/asyiknya-belajar-dunia-pertanian-sejak-usia-dini/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Jan 2023 03:14:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Agro Eduwisata Putat]]></category>
		<category><![CDATA[PERTANIAN]]></category>
		<category><![CDATA[PETERNAKAN]]></category>
		<category><![CDATA[TK Negeri Pembina Kecamatan Temanggung]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=413069</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Temanggung – Devan tampak senang ketika masuk ke sawah. Siswa TK Negeri Pembina Kecamatan Temanggung tak peduli dengan lumpur yang langsung membenamkan kakinya. Cipratan tanah bercampur air juga mengotori baju dan anggota tubuh lainnya. Tapi ia terlihat gembira. “Belajarnya asyik dan pengen lagi. Tadi nanam padi, ambil bibit terus ditanam di tanah,” katanya. Devan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Temanggung</em></strong> – Devan tampak senang ketika masuk ke sawah. Siswa TK Negeri Pembina Kecamatan Temanggung tak peduli dengan lumpur yang langsung membenamkan kakinya.</p>
<p>Cipratan tanah bercampur air juga mengotori baju dan anggota tubuh lainnya. Tapi ia terlihat gembira.</p>
<p>“Belajarnya asyik dan pengen lagi. Tadi nanam padi, ambil bibit terus ditanam di tanah,” katanya.</p>
<p>Devan merupakan bagian dari 87 siswa TK Negeri Pembina Temanggung yang belajar mengenal dunia pertanian, peternakan dan perikanan Agro Eduwisata Putat Selasa (17/1).</p>
<p>Selain diajak menanam padi, anak-anak ini juga memberi makan ikan dan berinteraksi dengan hewan peliharaan. Siswa tidak hanya menerima pembelajaran di sekolah, melainkan belajar langsung di lapangan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Desa Sepakung Wujudkan Wisata Pertanian</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/16/desa-sepakung-wujudkan-wisata-pertanian/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 16 Jan 2023 01:48:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Desa Sepakung]]></category>
		<category><![CDATA[Destinasi Wisata]]></category>
		<category><![CDATA[Kecamatan Banyubiru]]></category>
		<category><![CDATA[PERTANIAN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=412795</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Ungaran &#8211; Desa Sepakung, Kecamatan Banyubiru bakal menggarap potensi pertanian menjadi destinasi wisata. Yakni dengan mengkolaborasikan pertanian, kesenian budaya, dan pariwisata dalam Festival Panen Ketela atau Telo Mangul, Minggu (15/1). Potensi telo mangul ada di lahan empat hektare. Potensinya dimanfaatkan warga setempat karena keberadaan telo mangul di Kabupaten Semarang hanya ada di Desa Sepakung. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Ungaran</em></strong> &#8211; Desa Sepakung, Kecamatan Banyubiru bakal menggarap potensi pertanian menjadi destinasi wisata.</p>
<p>Yakni dengan mengkolaborasikan pertanian, kesenian budaya, dan pariwisata dalam Festival Panen Ketela atau Telo Mangul, Minggu (15/1).</p>
<p>Potensi telo mangul ada di lahan empat hektare. Potensinya dimanfaatkan warga setempat karena keberadaan telo mangul di Kabupaten Semarang hanya ada di Desa Sepakung.</p>
<p>Kepala Desa Sepakung, Ahmad Nuri, mengatakan, telo mangul memiliki rasa lebih manis, gurih, dan masir. Karena itu dipengaruhi kultur tanah yang baik serta dialiri air dari Embung Mbalong.</p>
<p>&#8220;Kita membuat event yang mengkolaborasikan antara pertanian, kesenian, dan pariwisata,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Telo mangul hanya bisa ditemukan setahun sekali. Karena pertumbuhannya memerlukan waktu enam hingga tujuh bulan.</p>
<p>&#8220;Disini satu musim untuk tanam padi dan satu musim lagi untuk menanam telo mangul,&#8221; akunya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
