<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pengedar Narkoba &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<atom:link href="https://radarsemarang.com/tag/pengedar-narkoba/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<description>What&#039;s Next?</description>
	<lastBuildDate>Wed, 18 Jan 2023 02:37:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.1</generator>

<image>
	<url>https://radarsemarang.com/wp-content/uploads/2025/08/cropped-RS-DIGITAL-512-32x32.png</url>
	<title>Pengedar Narkoba &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Modus Kirim Selimut, Isinya 3,5 Kilogram Sabu</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/18/modus-kirim-selimut-isinya-35-kilogram-sabu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 18 Jan 2023 02:37:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[KRIMINALITAS]]></category>
		<category><![CDATA[NARKOBA]]></category>
		<category><![CDATA[Pengedar Narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[Sabu-sabu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=413042</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Semarang &#8211; Keponakan terdakwa Hasan, Umi Kulsum, dan Yuni Laila Fitria, mengaku tak mengetahui kiriman narkoba jenis sabu seberat 3,5 kilogram. Pasalnya, saudaranya sudah berkata akan mengirim selimut. &#8220;Sebelumnya bilang kalau mau mengirim selimut. Lalu bilang jangan bilang-bilang ya, rahasia dulu, gitu. Tidak tahu kalau isinya narkoba,&#8221; ujarnya di persidangan, Selasa (17/1). Ia mengatakan, [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Semarang</em></strong> &#8211; Keponakan terdakwa Hasan, Umi Kulsum, dan Yuni Laila Fitria, mengaku tak mengetahui kiriman narkoba jenis sabu seberat 3,5 kilogram. Pasalnya, saudaranya sudah berkata akan mengirim selimut.</p>
<p>&#8220;Sebelumnya bilang kalau mau mengirim selimut. Lalu bilang jangan bilang-bilang ya, rahasia dulu, gitu. Tidak tahu kalau isinya narkoba,&#8221; ujarnya di persidangan, Selasa (17/1).</p>
<p>Ia mengatakan, biasanya terdakwa Hasan mengirim paket perabotan rumah tangga untuk keluarga dan istrinya, yakni terdakwa Umi Kulsum. Paket itu dikirimkan dari Malaysia oleh Hasan sebagai buruh di Malaysia.</p>
<p>Beberapa paket yang sudah dikirimkan sebelum berupa piring, karpet, dan perabotan rumah tangga lainnya. Namun, dalam pengiriman yang keempat ke Tulungagung itu, ternyata terdakwa mengirim narkoba seberat 3,5 kilogram.</p>
<p>Saat paket datang, lanjutnya, biasanya langsung dibuka bareng-bareng bersama keluarganya. Tapi, dalam pengiriman paket keempat ini kurir didampingi polisi, dan tidak boleh dibuka.</p>
<p>&#8220;Saya kaget kok ada polisi juga yang mengantar. Lalu paket ini tidak boleh dibuka, harus dibuka oleh penerima yakni Umi Kulsum. Tahu kalau itu narkoba ya dari polisi,&#8221; tambahnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
