<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pengadilan Tipikor Semarang &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<atom:link href="https://radarsemarang.com/tag/pengadilan-tipikor-semarang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<description>What&#039;s Next?</description>
	<lastBuildDate>Thu, 19 Jan 2023 02:48:15 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://radarsemarang.com/wp-content/uploads/2025/08/cropped-RS-DIGITAL-512-32x32.png</url>
	<title>Pengadilan Tipikor Semarang &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Eksepsi Eks Junior Manager Perhutani Surakarta Ditolak</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/19/eksepsi-eks-junior-manager-perhutani-surakarta-ditolak/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 19 Jan 2023 02:48:15 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[eksepsi]]></category>
		<category><![CDATA[mantan pegawai Perhutani Surakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Pengadilan Tipikor Semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Tipikor Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=413183</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Semarang – Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Semarang menolak eksepsi yang diajukan terdakwa Yohanes Cahyono Adi, mantan pegawai Perhutani Surakarta. Sidang harus melanjutkan persidangan. “Menyatakan eksepsi dari penasihat hukum terdakwa tidak dapat diterima,” kata Ketua Majelis Setyo Yoga Siswantoro membacakan putusan sela Rabu (18/1). Dengan demikian, majelis hakim meminta JPU melanjutkan persidangan dan menghadirkan saksi-saksi [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Semarang</em></strong> – Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Semarang menolak eksepsi yang diajukan terdakwa Yohanes Cahyono Adi, mantan pegawai Perhutani Surakarta. Sidang harus melanjutkan persidangan.</p>
<p>“Menyatakan eksepsi dari penasihat hukum terdakwa tidak dapat diterima,” kata Ketua Majelis Setyo Yoga Siswantoro membacakan putusan sela Rabu (18/1).</p>
<p>Dengan demikian, majelis hakim meminta JPU melanjutkan persidangan dan menghadirkan saksi-saksi untuk dilakukan pemeriksaan. “Meminta JPU menghadirkan saksi-saksi dalam sidang berikutnya,” tambahnya.</p>
<p>Dalam pertimbangannya, majelis menilai dalil-dalil eksepsi yang diajukan di persidangan tidak berdasar.</p>
<p>Seperti keberatan pihak terdakwa yang menilai, tidak ada perbedaan antara dakwaan pertama dan kedua. Padahal, keduanya jelas berbeda.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasus Korupsi Nota Fiktif, Dua Pekerja DLH Kabupaten Magelang Bantu Akali Nota Operasional BBM</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/13/kasus-korupsi-nota-fiktif-dua-pekerja-dlh-kabupaten-magelang-bantu-akali-nota-operasional-bbm/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 13 Jan 2023 02:39:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[DLH Kabupaten Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[nota fiktif]]></category>
		<category><![CDATA[Pengadilan Tipikor Semarang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=412499</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Semarang &#8211; Dua Pekerja Harian Lepas (PLH) membantu atasannya di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Magelang mengakali nota operasional Bahan Bakar Minyak (BBM). Pengakuan itu terungkap dalam sidang pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (12/1). Aksi itu dilakukan terdakwa Danang Febi Indriyanto dan Damar Arif Prasetyo. Terdakwa Danang menjelaskan, ia diminta atasannya yakni [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Semarang</em></strong> &#8211; Dua Pekerja Harian Lepas (PLH) membantu atasannya di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Magelang mengakali nota operasional Bahan Bakar Minyak (BBM).</p>
<p>Pengakuan itu terungkap dalam sidang pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Tipikor Semarang, Kamis (12/1). Aksi itu dilakukan terdakwa Danang Febi Indriyanto dan Damar Arif Prasetyo.</p>
<p>Terdakwa Danang menjelaskan, ia diminta atasannya yakni Kepala UPTD Pengelolaan Sampah Irhami Noor Syarif dan Kasubbag Tata Usaha DLH Bibit (keduanya sudah diadili lebih dulu, <em>red</em>) untuk membuat struk atau nota pembelian BBM truk pengangkut sampah.</p>
<p>Nota palsu itu untuk kepentingan laporan pertanggungjawaban. Ia mengaku belajar dari tutorial di YouTube. &#8220;Saya mencoba dulu, cetak notanya dengan sarana komputer dan printer kantor,&#8221; kata dia.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
