<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pencabulan batang &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<atom:link href="https://radarsemarang.com/tag/pencabulan-batang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<description>What&#039;s Next?</description>
	<lastBuildDate>Mon, 09 Jan 2023 07:10:51 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://radarsemarang.com/wp-content/uploads/2025/08/cropped-RS-DIGITAL-512-32x32.png</url>
	<title>pencabulan batang &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pengakuan Guru Rebana Predator Anak di Batang, Pernah Jadi Korban Pencabulan saat Masih Kecil</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/09/pengakuan-guru-rebana-predator-anak-di-batang-pernah-jadi-korban-pencabulan-saat-masih-kecil/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Jan 2023 07:10:51 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[guru rebana cabul]]></category>
		<category><![CDATA[kriminalitas batang]]></category>
		<category><![CDATA[pencabulan batang]]></category>
		<category><![CDATA[top]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=412048</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Batang &#8211; Pelaku pencabulan terhadap puluhan anak di Batang mengaku pernah menjadi korban. Hal ini terungkap saat jumpa pers di Mapolres Batang, Senin (9/1). Muslihuddin, 28, menjelaskan bahwa dirinya pernah jadi korban pencabulan saat masih kecil. &#8220;Dulu pernah jadi korban, pas masih kecil. Pelakunya di desa sendiri, orang dekat. Orangnya sudah berumahtangga,&#8221; ujar Muslihuddin [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Batang</em></strong> &#8211; Pelaku pencabulan terhadap puluhan anak di Batang mengaku pernah menjadi korban. Hal ini terungkap saat jumpa pers di Mapolres Batang, Senin (9/1). Muslihuddin, 28, menjelaskan bahwa dirinya pernah jadi korban pencabulan saat masih kecil.</p>
<p>&#8220;Dulu pernah jadi korban, pas masih kecil. Pelakunya di desa sendiri, orang dekat. Orangnya sudah berumahtangga,&#8221; ujar Muslihuddin pada awak media, Senin (9/1).</p>
<p>Selain itu, ia mengatakan bahwa dirinya masih suka dengan perempuan. Namun orientasi seksualnya juga tertarik pada laki-laki alias biseksual. Muslihuddin memilih anak-anak untuk dijadikan korban karena mudah dibujuk. Pelaku mengajak jalan-jalan para korban terlebih dahulu sebelum dieksekusi.</p>
<p>Saat melakukan pencabulan, Muslihuddin biasanya mengalihkan perhatian korban dengan meminjaminya ponsel. Saat fokus terhadap ponsel itulah, Muslihuddin melancarkan aksinya. Selain itu, para korban juga diiming-imingi uang Rp 20 ribu.</p>
<p>Muslihuddin juga bercerita, jika saat ini dirinya sedang patah hati. Wanita yang disukai menikah dengan orang lain. &#8220;Punya pacar. Saya suka sama orang tapi dia sudah menikah,&#8221; terangnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Korban Pencabulan Guru Rebana di Batang Bertambah, Sudah 21 Anak Melapor</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/09/korban-pencabulan-guru-rebana-di-batang-bertambah-sudah-21-anak-melapor/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Jan 2023 03:23:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[guru cabul]]></category>
		<category><![CDATA[pencabulan batang]]></category>
		<category><![CDATA[Predator Anak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=412039</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Batang &#8211; Jumlah anak korban pencabulan guru rebana Muslihuddin di Batang semakin bertambah. Saat ini, korban predator anak diketahui tersebar di tiga wilayah, tidak hanya di satu kelurahan. Hingga Sabtu (7/1), korban yang melapor tembus 21 anak. Jumlah tersebut kemungkinan akan terus bertambah, mengingat masih banyak yang belum melapor. &#8220;Kemarin ada sembilan yang melapor. [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Batang</em></strong> &#8211; Jumlah anak korban pencabulan guru rebana Muslihuddin di Batang semakin bertambah. Saat ini, korban predator anak diketahui tersebar di tiga wilayah, tidak hanya di satu kelurahan.</p>
<p>Hingga Sabtu (7/1), korban yang melapor tembus 21 anak. Jumlah tersebut kemungkinan akan terus bertambah, mengingat masih banyak yang belum melapor.</p>
<p>&#8220;Kemarin ada sembilan yang melapor. Untuk hari ini, penambahan korban ada 12 anak yang benar-benar dilakukan pencabulan oleh saudara Muslihuddin (tersangka),&#8221; kata Dimas Adi Pamungkas, pendamping korban dari LSM Trinusa di Polres Batang, Sabtu (7/1).</p>
<p>Ia menyebutkan, pemeriksaan 12 korban beserta orang tua akan dilakukan pada Senin (9/1) ini. Pihaknya juga akan terus menelusuri persebaran korban Muslihuddin di desa maupun kelurahan lain</p>
<p>&#8220;Untuk orang tua, baru mengetahuinya setelah muncul kabar yang meluas. Kemarin para orang tua baru menanyai anak-anaknya, ternyata betul menjadi korban,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Ia yakin masih banyak yang belum melapor. Pihaknya masih menggali informasi, karena ada dugaan korban dari kecamatan lain. Perkiraannya, jumlah korban Muslihuddin berjumlah lebih dari 30 orang. Seluruhnya merupakan laki-laki.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
