<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>pemkot semarang &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<atom:link href="https://radarsemarang.com/tag/pemkot-semarang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<description>What&#039;s Next?</description>
	<lastBuildDate>Mon, 30 Jan 2023 02:42:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.2</generator>

<image>
	<url>https://radarsemarang.com/wp-content/uploads/2025/08/cropped-RS-DIGITAL-512-32x32.png</url>
	<title>pemkot semarang &#8211; RADAR SEMARANG DIGITAL</title>
	<link>https://radarsemarang.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Pemkot Semarang Mendapat Tambahan 36 ASN Baru</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/30/pemkot-semarang-mendapat-tambahan-36-asn-baru/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 30 Jan 2023 02:42:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[ASN]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot semarang]]></category>
		<category><![CDATA[STAN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=414416</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Semarang – Pemkot Semarang mendapat tambahan 36 ASN (Aparatur Sipil Negara) baru. Lulusan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) tersebut diharapkan segera beradaptasi di lingkungan kerja masing-masing. Bekerja dengan teliti dan disiplin. Jangan sampai mengikuti kinerja pegawai yang kurang benar. Proses pelantikan dilakukan oleh Wali Kota Semarang Hevarita Gunaryanti Rahayu (Ita), Jumat (27/1). “Harus tegas [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Semarang</em> –</strong> Pemkot Semarang mendapat tambahan 36 ASN (Aparatur Sipil Negara) baru. Lulusan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) tersebut diharapkan segera beradaptasi di lingkungan kerja masing-masing. Bekerja dengan teliti dan disiplin. Jangan sampai mengikuti kinerja pegawai yang kurang benar.</p>
<p>Proses pelantikan dilakukan oleh Wali Kota Semarang Hevarita Gunaryanti Rahayu (Ita), Jumat (27/1). “Harus tegas dalam mengelola anggaran. Harus bisa memberikan rekomendasi bagaimana mengelola anggaran dengan baik. Supaya OPD-OPD ini juga lebih baik ke depannya,” harap Ita.</p>
<p>Mereka yang dilantik akan menempati delapan OPD di lingkungan Pemkot Semarang seperti Bapenda, Inspektorat, Dispendukcapil, Dinas Pendidikan, DP3A, DPMPTSP, BPKAD dan Disbudpar. Dari total 36 lulusan STAN yang dilantik menjadi PNS, Inspektorat mendapat jatah 15 orang.</p>
<p>“Inspektorat paling banyak, karena di sana kan memang bagiannya mengurus masalah angka atau akuntansi,” jelasnya.</p>
<p>Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Semarang, Abdul Haris menambahkan, pengangkatan CASN menjadi ASN ini masuk dalam angkatan ASN tahun 2022.</p>
<p>Setelah diambil sumpah janjinya, maka ke 36 lulusan STAN ini sudah menjadi ASN secara penuh, nantinya akan mengikuti pusat selama masa tugasnya.</p>
<p>“Sebelumnya melakukan pelatihan dasar di Semarang setelah lulus diserahkan ke pemkot,” tambahnya. <strong>(den/zal)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>112 Siswa SDN Sampangan 01 Belajar Urban Farming</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/25/112-siswa-sdn-sampangan-01-belajar-urban-farming/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Jan 2023 03:50:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot semarang]]></category>
		<category><![CDATA[SDN 4 Sampangan 01]]></category>
		<category><![CDATA[Urban Farming]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=413878</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Semarang &#8211; Program urban farming menjadi salah satu upaya untuk memperkuat ketahanan pangan. Hal itu yang tengah digencarkan Pemkot Semarang. Tidak hanya menyasar warga permukiman, tapi juga di lingkungan pendidikan. Pihak sekolah juga diminta mengenalkan dan mengajarkan anak didiknya mengenai urban farming. Seperti yang dilakukan SDN 4 Sampangan 01 kemarin (24/1). Sebanyak 112 anak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Semarang</em> </strong><em>&#8211; </em>Program <em>urban farming</em> menjadi salah satu upaya untuk memperkuat ketahanan pangan. Hal itu yang tengah digencarkan Pemkot Semarang. Tidak hanya menyasar warga permukiman, tapi juga di lingkungan pendidikan.</p>
<p>Pihak sekolah juga diminta mengenalkan dan mengajarkan anak didiknya mengenai <em>urban farming</em>.</p>
<p>Seperti yang dilakukan SDN 4 Sampangan 01 kemarin (24/1). Sebanyak 112 anak dari kelas 1 dan kelas melakukan pembelajaran langsung dengan mengunjungi Kelompok Wanita Tani (KWT) Puspitasari. Terlihat siswa antusias belajar cara menanam dan merawat tanaman.</p>
<p>Sebut saja Adinda Trinidaputri, Ivan, Zifen, dan Nabila. Mereka tergabung dalam satu kelompok, antusias menanam biji cabai, kangkong, sawi, dalam polibag. Setelah menanam di KWT, mereka pun membawa hasil tanamannya.</p>
<p>&#8220;Ini sangat asyik dan menyenangkan. Setelah ini saya mau menanam di rumah,&#8221; tutur siswi yang tinggal di Menoreh Timur V RT 1 RW 1 ini.</p>
<p>Sementara itu, salah satu wali murid, Diyah terlihat serius memperhatikan buah hatinya yang asyik menanam cabai.</p>
<p>&#8220;Tadi yang ditanam cabai dulu, lalu kangkung. Dikasih biji sawi untuk disemai. Anak-anak sangat antusias. Ini sangat bermanfaat agar mereka menanam di rumah dan di sekolah,&#8221; kata ibu dari Zio, siswa kelas 1 A ini.</p>
<p>Sementara itu, guru kelas 4 SDN Sampangan 01, Yosi Aprilia Kusumaningrum menjelaskan, kunjungan ke KWT ini bertujuan untuk kewirausahaan.</p>
<p>&#8220;Hasil yang kita tanam ini akan kami jual, tetapi untuk saat ini kami kan memperkenalkan menanam dulu agar para siswa mengetahui cara menanam, pembibitan, dan merawat dengan benar,&#8221; katanya didampingi Kepala SD Negeri Sampangan 01, Iswandi.</p>
<p>Ke depan pihak sekolah akan menggelar <em>urban farming</em> di lahan belakang sekolah seluas 100 meter dengan menggunakan polibag. &#8220;Kami berharap ini menjadi bekal bagi para murid untuk berwirausaha maupun berwiraswasta,&#8221; katanya. <strong>(fgr/zal)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Selain Penanganan Banjir, Kedaulatan Pangan Jadi Prioritas Pembangunan Pemkot Semarang di 2023</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/14/selain-penanganan-banjir-kedaulatan-pangan-jadi-prioritas-pembangunan-pemkot-semarang-di-2023/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ap]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 14 Jan 2023 05:38:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Kedaulatan Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Penanganan Banjir]]></category>
		<category><![CDATA[Plt Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu]]></category>
		<category><![CDATA[Prioritas Pembangunan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=412642</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, SEMARANG &#8211; Kedaulatan pangan menjadi prioritas pembangunan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang tahun ini, selain penanganan banjir. Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, kedaulatan pangan menjadi bagian yang urgent di 2023. Seperti yang selalu disampaikan Presiden Jokowi terkait masalah resesi global. “Kalau sudah mandiri pangan, daulat pangan, maka bisa mengurangi dampak-dampak [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>RADARSEMARANG.COM, SEMARANG &#8211; Kedaulatan pangan menjadi prioritas pembangunan Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang tahun ini, selain penanganan banjir. Menurut Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu, kedaulatan pangan menjadi bagian yang urgent di 2023. Seperti yang selalu disampaikan Presiden Jokowi terkait masalah resesi global. </p>
<p>“Kalau sudah mandiri pangan, daulat pangan, maka bisa mengurangi dampak-dampak yang akan terjadi di tahun ini,&#8221; ujar Mbak Ita &#8211;sapaan akrab Hevearita&#8211; di sela pertemuan dengan Dewan Pertimbangan Pembangunan Kota (DP2K), Jumat (13/1) siang.</p>
<p>Pertemuan tersebut dalam rangka refleksi akhir tahun 2022 sekaligus membahas prioritas pembangunan Kota Semarang di tahun 2023. &#8220;Ya Alhamdulillah ini pertemuan dengan DP2K refleksi tahun 2022. Kemudian bagaimana rencana kita untuk 2023,” katanya. </p>
<p>Mbak Ita mengatakan, ada beberapa hal yang butuh masukan dari DP2K yang belum dilaksanakan, di antaranya tentang ketahanan pangan, penataan Johar, kemudian terkait penanganan banjir.</p>
<p>&#8220;Saya sudah bilang kepada DP2K untuk concern support selain banjir adalah kedaulatan pangan di mana ini menjadi bagian yang urgent di 2023. Seperti Pak Jokowi selalu sampaikan adalah masalah resesi global. “</p>
<p>Ia berharap, DP2K dapat terus menjadi partner strategis Pemkot Semarang dalam mengawal pembangunan, mengingat tahun ini akan banyak dilakukan pembangunan infrastruktur dalam upaya penanggulangan banjir. Setelah lebaran, kata Mbak Ita, akan dilakukan pembangunan tanggul laut yang nyambung dari Semarang &#8211; Sayung. </p>
<p>“Kemudian pengendalian di hulu, kita tergantung dengan Kabupaten Semarang. Caranya adalah duduk bersama, baik dengan Kabupaten Semarang maupun Kabupaten Demak. Kami berpikir untuk dibangun waduk,&#8221; tutur Mbak Ita.</p>
<p>Adanya DP2K Kota Semarang ini menjadi indikator bahwa Pemerintah Kota Semarang memiliki komitmen yang tinggi terhadap pembangunan di Kota Semarang, dengan melihat berbagai aspek, serta memperhatikan masukan-masukan dari berbagai unsur yang dibutuhkan agar dapat berjalan bersama. (BBS/aro)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Festival Ikan Bakar Ramaikan Pelayanan Akhir Pekan</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/09/festival-ikan-bakar-ramaikan-pelayanan-akhir-pekan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Jan 2023 02:18:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[ikan bakar]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan akhir pekan]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot semarang]]></category>
		<category><![CDATA[UMKM]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=411984</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, Semarang &#8211; Pelayanan akhir pekan tahun ini kembali digelar Pemkot Semarang di 16 kecamatan. Program tersebut dianggap efektif untuk memudahkan masyarakat dalam mengurus perizinan saat akhir pekan. Tidak sekadar membuka stand pelayanan, kegiatan tersebut juga untuk memunculkan potensi wilayah. Utamanya produk UMKM dan kesenian lokal. Sabtu (7/1) lalu, merupakan kegiatan pertama pelayanan akhir pekan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>RADARSEMARANG.COM, <em>Semarang</em> </strong>&#8211; Pelayanan akhir pekan tahun ini kembali digelar Pemkot Semarang di 16 kecamatan. Program tersebut dianggap efektif untuk memudahkan masyarakat dalam mengurus perizinan saat akhir pekan. Tidak sekadar membuka stand pelayanan, kegiatan tersebut juga untuk memunculkan potensi wilayah. Utamanya produk UMKM dan kesenian lokal.</p>
<p>Sabtu (7/1) lalu, merupakan kegiatan pertama pelayanan akhir pekan digelar tahun ini. Kegiatan semakin meriah dengan adanya festival ikan bakar. Seperti yang digelar di Kecamatan Semarang Timur. Aroma khas ikan bakar tercium ketika koran ini datang ke lokasi. Terdapat 10 stan pembakaran ikan yang terdiri dari masing-masing kelurahan.</p>
<p>Salah satu stan kelurahan menyajikan ikan yang sangat besar berukuran selengan orang dewasa. Butuh pembakaran ekstra untuk mematangkan daging ikan.&#8221;Ini mantap ini mas,&#8221; kata Lurah Bugangan, Lilis Mugi Rahayu.</p>
<p>Sementara itu, Plt Wali Kota Semarang, Havearita Gunaryanti Rahayu didampingi Sekretaris Daerah Kota Semarang, Iswar Aminuddin, dan Camat Semarang Timur Kusnandir tidak mau kalah dengan peserta. Mereka mencoba ikut membakar dan membubui ikan gurami.</p>
<p>Mbak Ita -sapaan akrabnya-, menjelaskan pelayanan akhir pekan kali ini merupakan pelayanan pertama di tahun 2023. Namun, di beberapa kecamatan tidak menggelar pelayanan akhir pekan karena dampak bencana.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lomba Kampung Hebat 2023 Kembali Digelar, Diikuti 177 Kelurahan, Ada Empat Kategori</title>
		<link>https://radarsemarang.com/2023/01/07/lomba-kampung-hebat-2023-kembali-digelar-diikuti-177-kelurahan-ada-empat-kategori/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[online]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Jan 2023 03:15:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[lomba kampung hebat]]></category>
		<category><![CDATA[pemkot semarang]]></category>
		<category><![CDATA[Plt Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://radarsemarang.jawapos.com/?p=411824</guid>

					<description><![CDATA[RADARSEMARANG.COM, SEMARANG &#8211; Gelaran event Kampung Hebat yang diinisiasi RADARSEMARANG.COM dan Pemkot Semarang kembali digelar mulai Januari 2023 ini. Akan ada tiga kategori baru yang dilombakan, yakni Kampung Urban Farming, Kampung Pro Lingkungan, dan Kampung Sehat. Sedangkan satu kategori lainnya adalah kategori lama, yakni Kampung Kreatif dan Inovatif. Sosialisasi Lomba Kampung Hebat 2023 digelar RADARSEMARANG.COM [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>RADARSEMARANG.COM, SEMARANG &#8211; Gelaran event Kampung Hebat yang diinisiasi RADARSEMARANG.COM dan Pemkot Semarang kembali digelar mulai Januari 2023 ini. Akan ada tiga kategori baru yang dilombakan, yakni Kampung Urban Farming, Kampung Pro Lingkungan, dan Kampung Sehat. Sedangkan satu kategori lainnya adalah kategori lama, yakni Kampung Kreatif dan Inovatif.</p>
<p>Sosialisasi Lomba Kampung Hebat 2023 digelar RADARSEMARANG.COM kepada 16 camat dan kepala OPD, serta 177 lurah yang mengikuti rapat secara online, sebelum rapat TEPRA di Gedung Moch Ichsan lantai 8, Jumat (6/1). Rapat dipimpin Plt Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu. </p>
<p>Hadir Sekda Kota Semarang Iswar Aminuddin, Asisten Ekonomi, Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Nana Storada Dwi Martadi; Asisten Pemerintahan Mukhamad Khadhik, dan Asisten Administrasi Umum Masdiana Safitri.</p>
<p>&#8220;Kita bersama pemkot akan memulai lagi Lomba Kampung Hebat. Karena antuasiasme warga yang tinggi. Setiap roadshow diikuti sedikitnya 5 ribu peserta, dan harus dilaksanakan berkesinambungan. Karena fokusnya adalah menggerakkan masyarakat,&#8221; kata Direktur RADARSEMARANG.COM Baehaqi.</p>
<p>Kampung Hebat 2023, lanjut dia, merupakan implementasi dari konsep bergerak bersama yang dimulai dari wilayah terkecil, yakni RT dan RW.  </p>
<p>Menurut Baehaqi, Kota Semarang yang maju saat ini tidak akan bisa bertambah maju jika warga tidak bergerak bersama.</p>
<p>&#8220;Jadi, kami ingin program bergerak bersama, gotong royong bisa terus dilanjutkan. Tujuannya tak lain untuk membuat Semarang semakin hebat, dan merangsang inovasi dari masyarakat untuk membuat kampungnya lebih baik,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Baehaqi menjelaskan, Lomba Kampung Hebat tahun ini diperluas dengan kategori baru, yakni Kampung Urban Farming, yang tujuannya mendukung ketahanan pangan, di mana warga bisa memanfaatkan lahan yang ada untuk pertanian. Kategori baru lainnya adalah Kampung Pro Lingkungan, tujuannya menggerakkan penghijauan di Ibu Kota Jateng ini.</p>
<p>&#8220;Kategori lainnya adalah Kampung Kreatif Inovatif  dan Kampung Sehat.  Kita coba merangsang munculnya UMKM dengan inovasi yang murni lahir dari bawah,&#8221; paparnya.</p>
<p>Tim juri, lanjut dia, juga akan lebih diperkuat dengan menggandeng akademisi serta pejabat setara eselon II ataupun III dari Pemkot Semarang. Sementara untuk pendaftaran peserta akan dimulai pada 9 Januari sampai 20 Januari mendatang.</p>
<p>Berbeda dengan tahun lalu, di mana camat memilih kampung yang akan berlomba, tahun ini semua kelurahan diminta untuk mengirimkan satu RW dengan satu kategori. Nantinya akan dilakukan penilaian secara administratif, sehingga benar-benar dipilih kampung yang berkualitas. </p>
<p>&#8220;Januari ini kita mulai, Mei nanti akan diumumkan pemenang saat HUT Kota Semarang,&#8221;katanya.</p>
<p>Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang Iswar Aminuddin meminta seluruh lurah dan camat untuk mempersiapkan wilayahnya dengan baik dan berpartisipasi mengikuti gelaran Lomba Kampung Hebat 2023. </p>
<p>&#8220;Harus dipersiapkan, saya minta tidak sekadar inovasi, tapi harus ada kreativitas di sana untuk memajukan kampungnya,&#8221; tandasnya. (den/aro)</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
